Legenda Dan Juara Dunia F1 3 Kali Niki Lauda Meninggal Dunia Di Usia 70 Tahun

Legenda dan Juara Dunia F1 3 Kali Niki Lauda Meninggal Dunia di Usia 70 Tahun

KabarOto.com - Lahir dengan nama lengkap Andreas Nikolaus Lauda di Viennna, Austria pada 22 Februari 1949, lebih dikenal dengan nama Niki Lauda. Ia merupakan seorang pengusaha, dan mantan pembalap Formula 1. Pencapaian tertingginya di dunia F1 adalah meraih titel juara dunia F1 pada tahun 1975 dan 1977 bersama tim Ferrari, sedangkan bersama tim McLaren diraih pada 1984.

Setelah mundur dari dunia F1, Lauda bekerja sebagai CEO dari maskapai penerbangan Lauda Air, dan pernah menjadi manager tim F1 Jaguar Racing. Selama karir F1, Lauda telah membela tim seperti March, BRM, Ferrari, Brabham, dan McLaren.

Sepanjang karir F1, Lauda telah mengantungi 171 start balapan sempat menjalani transplantasi paru-paru pada Agustus 2018. Pada hari ini (21/05) waktu setempat, mantan pembalap dan juara dunia F1 3 kali tersebut diberitakan meninggal dunia di usia 70 tahun.

Baca juga: Setelah 35 Tahun, Balapan F1 Kembali Akan Digelar Di Sirkuit Zandvoort - Belanda

Dunia telah kehilangan legenda F1, merupakan salah satu pembalap terbesar zamannya, peristiwa yang paling dunia kenal adalah saat persaingannya dengan pembalap McLaren, James Hunt, dalam usahanya untuk meraih titel juara dunia saat itu.

Pada 1976 ia menggelar salah satu serangan balik olahraga terbesar dalam sejarah ketika, hanya enam minggu setelah terluka parah dalam kecelakaan di Jerman, ia dengan penuh semangat kembali beraksi, dan nyaris merebut gelar juara dunia tahun itu yang akhirnya diraih James Hunt (McLaren).

Setelah karir balapnya, Lauda kembali ke F1 dalam peran manajemen, pertama dengan Ferrari, kemudian dengan Jaguar dan yang terbaru dengan Mercedes, di mana ia memegang peran ketua non-eksekutif saat Silver Arrows menulis ulang buku-buku catatan F1.

"Dengan kesedihan yang mendalam, kami mengumumkan bahwa Niki tercinta kami telah meninggal dengan damai bersama keluarganya pada hari Senin," kata keluarganya dalam sebuah pernyataan.

Pihak keluarga pun menambahkan, "Prestasinya yang unik sebagai atlet dan wirausahawan adalah dan akan tetap tak terlupakan, semangat tanpa lelah untuk beraksi, keterusterangan dan keberaniannya tetap menjadi panutan dan tolok ukur bagi kita semua."

Niki Lauda akan selamanya berada di hati penggemar F1 dan diabadikan dalam sejarah balapan Formula 1.