Maserati Mulai “Minta Tolong” ke Tiongkok, Gandeng Huawei dan JAC Bikin Mobil Listrik

1 jam, 26 menit lalu
Maserati Mulai “Minta Tolong” ke Tiongkok, Gandeng Huawei dan JAC Bikin Mobil Listrik

Maserati GranTurismo Folgore. (Foto: Maserati)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Maserati dikabarkan tengah menyiapkan strategi baru dengan menggandeng Huawei dan JAC Motors. Bukan sekadar wacana, laporan terbaru menyebut sudah ada rencana untuk mengembangkan dua mobil listrik baru.

Dua model tersebut berupa SUV listrik berukuran menengah-besar dan GT listrik berukuran besar. Keduanya diproyeksikan melengkapi lini Maserati yang saat ini sudah memiliki Grecale Folgore dan GranTurismo Folgore.

Menariknya, mengutip dari Future Cars Daily, Maserati kini lebih condong menjadikan GT listrik sebagai model pertama hasil kolaborasi tersebut.

Maserati, Huawei dan JAC Bagi Tugas

Dalam rencananya, Huawei akan menyumbangkan teknologi otomotif melalui ekosistem Harmony Intelligent Mobility Alliance (HIMA), termasuk sistem kokpit pintar, teknologi bantuan berkendara Qiankun ADS dan teknologi penggerak listrik.

Sementara JAC Motors berperan menangani pengembangan teknik dan produksi melalui fasilitas yang digunakan untuk merek premium Maextro.

Jac Motors, Maextro, KabarOto, JAC

Maserati sendiri tetap berperan pada desain, karakter kendaraan serta jaringan penjualan globalnya.

Model yang dihasilkan juga disebut menggunakan strategi dual-brand. Di Tiongkok, kendaraan akan dipasarkan menggunakan merek Maextro, sedangkan versi untuk pasar internasional akan membawa logo Maserati.

Mobil Maserati Bisa Dibuat di Tiongkok?

Rencana produksi yang dilaporkan juga cukup menarik. Maserati disebut mempertimbangkan sistem Semi Knocked Down (SKD).

Dalam skema ini, struktur bodi kendaraan akan diproduksi di fasilitas JAC di Hefei, Tiongkok. Setelah itu, komponen tersebut dikirim ke Italia untuk proses perakitan akhir, termasuk pemasangan interior dan penyetelan sasis.

Baca Juga: Toyota Glanza Terbaru Irit BBM 24 Kilometer per Liter, Harga Rp120 Jutaan

Strategi tersebut ditujukan untuk menekan biaya sekaligus tetap memanfaatkan fasilitas Maserati di Italia.

Pasar seperti Timur Tengah, Italia, Prancis dan Jerman disebut menjadi target awal untuk model Maserati tersebut.

Maserati Grecale Folgore, KabarOto, Top Gear

Maserati Sedang Menghadapi Tekanan Penjualan

Kolaborasi dengan perusahaan Tiongkok ini muncul ketika performa Maserati sedang mendapat tekanan.

Pada 2025, pengiriman global Maserati berada di bawah 8.000 unit, sementara laporan yang dikutip Reuters menyebut merek tersebut membukukan kerugian operasional yang disesuaikan sebesar 198 juta euro.

Stellantis sebelumnya juga menyatakan tengah berdiskusi dengan sejumlah mitra industri untuk mendukung masa depan Maserati. Namun, hingga saat ini belum ada pengumuman mengenai kesepakatan komersial final dengan Huawei dan JAC.

Baca Juga: Volkswagen Efisiensi Besar-besaran, Pangkas 75 Model hingga 4 Pabrik Terancam Tutup

Jika terealisasi, proyek ini akan menjadi perubahan besar bagi Maserati: desain dan identitas Italia, tetapi teknologi serta sebagian proses produksi berasal dari ekosistem otomotif Tiongkok.

 

Simulasi Kredit

Minimal Rp 20.000.000 - Maksimal Rp 100.000.000.000
%
DP
Pokok Pinjaman
Total Bunga
Angsuran / Bulan
* Belum termasuk Asuransi dan Diskon
 

Tags:

#Maserati GranTurismo #JAC Motors #Huawei
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Pradia Eggi

Memulai karir sebagai tim Creative Research and Development di salah satu stasiun televisi swasta, memiliki ketertarikan terhadap visual dan musik. Lalu berperan sebagai Redaktur Pelaksana di sebuah media kawasan dan saat ini berperan aktif sebagai editor KabarOto.com.
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan