Mau Ban Dan Pelek Mobil Anda Tetap Awet, Ini Tipsnya

Mau Ban dan Pelek Mobil Anda Tetap Awet, Ini Tipsnya Deretan tipe pelek di Bengkel Nawilis Ban (Foto: Dimas Satrio/Kabaroto)

KabarOto.com - Salah satu yang harus dicek sebelum berpergian adalah soal ban. Sebab, komponen ini yang paling penting menjaga traksi pada jalan, sekaligus mendukung kenyamanan suspensi. Makanya supaya ban dan pelek tetap awet, ada beberapa tips nih.

Lalu bagaimana caranya merawat kondisi ban dan pelek agar tetap awet? Simak tips yang diberikan oleh Thomas Setiawan, selaku Kepala Mekanik bengkel Nawilis Ban yang berlokasi di Jl. Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Ban

Langkah pertama adalah cek kondisi tekanan angin. Jika tekanan angin dalam ban mulai berkurang (kempis), maka otomatis laju mobil akan terasa lambat.

"Saat tekanan angin pada ban berkurang, maka handling mobil pun akan berkurang, jadi licin (slip) dan bisa berbahaya bagi si pengendara," ujar Thomas kepada KabarOto, Senin (12/03).

Baca Juga: Tips Memilih Aki dengan Tepat

Langkah selanjutnya adalah merotasi posisi ban yang ada di mobil secara berkala. Selain untuk menjaga kestabilan saat mengemudi, juga menjaga agar masa pakai ban mobil dapat lebih merata atau tidak aus sebelah.

"Rotasi posisi ban yang direkomendasikan untuk mobil itu per 5.000 km sekali," ungkap pria dengan tinggi badan 175 cm tersebut.

Yang terakhir, jangan terlalu sering memoles permukaan ban dengan cairan semir ban yang mengandung bahan kimia.

"Cairan (semir ban) itukan kebanyakan pakai bahan kimia, risikonya ban jadi cepat kering dan pecah-pecah. Nyemir ban boleh, tapi jangan keseringan."

Pelek

Langkah pertama adalah gunakan cairan khusus pembersih pelek saat mencuci bagian luar pelek mobil anda. Menggunakan sembarangan sabun pembersih untuk pelek mobil, bisa menyebabkan tampilan pelek menjadi kusam.

"Pastikan bagian luar pelek dilap hingga benar-benar kering dan tidak menyisakan bercak air. Lapnya bisa pake kain halus yang bahannya bisa menyerap air dengan baik dan mengeringkan sisa air," tambah pria berusia 22 tahun tersebut.

Baca Juga: Catat, Begini Tanda Busi Mulai Bermasalah

Untuk hasil yang memuaskan, bersihkan pelek mobil keseluruhan secara berkala.

"Caranya lepas pelek mobil dari ban biar bisa dibersihin bagian luar sama dalam. Setidaknya, bersihkan pelek secara keseluruhan setiap 6 bulan sekali," sambung Thomas lagi.

Selanjutnya adalah hindari lubang saat berkendara di jalan raya. Pelek yang terbentur lubang jalan saat kondisi mobil dalam kecepatan tinggi, berakibat pelek menjadi penyok hingga lama-lama mengalami keretakan.

"Kalau olengnya masih wajar, (pelek) bisa di-repair. Tapi kalau sudah retak, ya mau enggak mau harus diganti baru. Makanya hindari lubang seminimal mungkin," tutup Thomas.