Mau Modif Mobil Wuling? Pahami Dulu Konsepnya, Sob!

Mau Modif Mobil Wuling? Pahami Dulu Konsepnya, Sob! Wuling Confero S bergaya Street Racing (Deni/KO)

KabarOto.com - Sebelum memutuskan untuk memodifikasi mobil, alangkah baiknya untuk mengerti lebih dulu konsep modifikasi yang pas bagi mobil kesayangan Anda. Pasalnya jika tidak, mobil justru cenderung tak enak dilihat dan mengarah ke membosankan. Beberapa hal penting pun setidaknya perlu Anda ketahui sebelum akhirnya Anda memutuskan untuk memodifikasi kendaraan.

Rommy Marinas, member Wuling Club of Indonesia mengatakan, "Sebelum saya memutuskan untuk memodifikasi kendaraan, ada banyak hal yang harus saya pertimbangkan lebih dulu. Setidaknya saya harus punya konsep dahulu," ungkap pemilik Confero S bergaya street racing tersebut.

Wuling Confero Street Racing

Pria yang akrab disapa Bebek tersebut pun menjelaskan, "Saat ini masih banyak orang modif itu yang ujung-ujungnya mobil jadi tidak enak dilihat, bahkan cenderung membosankan. Masalah utamanya adalah banyak para pemilik kendaraan yang belum mengetahui konsep modifikasi untuk mobil kesayangannya," bebernya.

Baca juga: Modifikasi Wuling Confero S, Keren Dengan Gaya Turing

Karena, tambah Bebek konsep modifikasi itu setidaknya harus diketahui dengan baik, agar pemilik kendaraan bisa mengetahui arah modifikasi yang diinginkan. "Contohnya itu ya, kaya ganti pelek saja sudah bisa merubah tampilan mobil. Dalam penentuan pelek yang digunakan itu pun kita harus cermat, sebelum kita menentukan arah modifikasi yang kita akan pilih seperti konsep racing, apa street racing, elegan, dan lainnya," katanya.

Jika berangkat dari Wuling Confero S milik Bebek yang mengusung konsep street racing, ubahan yang dilakukan antara lain penggunaan pelek yang terlihat lebih lebar dari versi standar. "Karena saya pakai konsep street racing saya gunakan pelek belakang dengan lebar 10 inci. Karena lebih lebar dari bodi, biar enak dilihat itu saya tambahkan fender dan bodi kit yang saya konsep sendiri, setidaknya agar bisa serasi dengan pelek yang saya gunakan," jelasnya.

Selain itu, pertimbangan lain yang harus Anda lakukan sebelum memodifikasi kendaraan adalah sisi pemakaian. "Pemilik mobil itu harus tahu dulu, mobilnya masih digunakan untuk harian atau hanya sekadar mejeng saja. Kalau masih digunakan untuk harian yang sebaiknya memilih bodi kit yang agak tinggi, yang pasti disesuaikan dengan jalan kota yang ada. Setidaknya meski mobil jadi lebih ceper, namun mampu melewati segala medan jalan," imbuhnya.

Lain halnya dengan mobil yang hanya digunakan untuk mejeng saja. "Kalau mobil yang buat mejeng, mungkin bisa gunakan bodi kit yang lebih pendek. Jadi pemilik kendaraan itu harus bisa menyesuaikan konsep dahulu, mau dibawa kemana konsep modifikasi mobilnya," paparnya.

Langkah lainnya, Bebek menuturkan bahwa jika bodi mobil Anda sudah terlihat besar, si pemilik kendaraan hanya cukup mengganti pelek dengan ukuran yang lebih besar.

"Seperti Wuling Cortez contohnya, memiliki bodi yang bongsor untuk modifikasi mungkin bisa menggunakan ukuran ring 19 dan tidak perlu lagi menambahkan bodi kit. Perkara mobil dengan bodi bongsor itu bisa dengan cara menaikkan ukuran pelek untuk bisa mendukung tampilan lebih elegan," tukasnya.

Semisal 1 atau 2 inci dari ukuran standar pabrikan, dan sebaiknya memilih bibir pelek yang bertingkat atau semacam lekukan di bibir pelek. Karena pelek dengan desain tersebut memiliki kekuatan lebih baik khususnya ketika menghantam lubang, pelek tidak akan mudah penyok.