Mau Mudik Via Jalur Darat Ke Jawa? Nih Skema Pengaturan Lalinnya!

Mau Mudik Via Jalur Darat ke Jawa? Nih Skema Pengaturan Lalinnya! Jalan Tol Jakarta-Cikampek

KabarOto.com - Hari Raya Idul Fitri tinggal menghitung hari, untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2019, PT Jasa Marga menyiapkan sejumlah skema pengaturan lalu lintas (lalin). Mulai dari skema contra flow dan terbaru adalah rencana penerapan sistem satu arah (one way) yang bakal berlaku di sejumlah ruas Tol Trans Jawa.

Kedua skema itu berlaku secara terbatas, tergantung dari situasi dan kondisi lalu lintas, dan yang pasti tidak berlaku selama 24 jam.

Pratomo Bimawan Putra, Deputy General Manager Toll Collection Management at PT Jasa Marga (Persero) Tbk menjelaskan, "Untuk mengurai kepadatan lalu lintas jelang musim mudik Lebaran yang diproyeksi jatuh pada 31 Mei mendatang, kita bersama pihak kepolisian menyiapkan sejumlah skema untuk memecah kepadatan lalu lintas," ujarnya saat ditemui KabarOto.

Baca juga: Jasa Marga Siapkan Gerbang Tol Satelit Di Cikampek Utama Di Puncak Arus Mudik 2019

Menurut informasi yang diterima KabarOto, penerapan skema contra flow akan dilakukan mulai Km 29 hingga Km 61 tol Jakarta-Cikampek (Japek), sementara untuk skema one way akan dilakukan di Km 70 tol Cikampek Utama hingga Km 263 Brebes Barat.

Fitri Wiyanti, Operation Management Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk menjelaskan, sebelum penerapan sistem one way, pihaknya bakal memberlakukan skema contra flow terlebih dahulu.

"Contra flow arus mudik itu akan mulai dilakukan pada tanggal 30 Mei hingga 2 Juni yang berlangsung pada pukul 06.00-21.00 WIB dan untuk one way kita akan terapkan pada jam 09.00-21.00 WIB," imbuhnya.

Lebih jauh Fitri menambahkan, pada puncak arus mudik Lebaran, lalu lintas dari arah Semarang dan Cirebon menuju Jakarta bakal dialihkan melalui jalur arteri. "Ada pengalihan arus lalu lintas menuju Jakarta atau Bandung yang dialihkan melalui jalan arteri dengan keluar GT Brebes Barat, dan masuk ke tol kembali melalui GT Cikampek atau Sadang," bebernya.

GT Cikampek Utama

Sebaliknya pada arus balik Lebaran 2019, Fitri menjelaskan, contra flow akan diberlakukan sejak Km 61 hingga Km 29, sementara untuk skema one way akan dijalankan sejak Km 263 hingga Km 70 tol Jakarta-Cikampek. "Untuk puncak arus balik Lebaran akan berlaku mulai tanggal 8 Juni-10 Juni 2019, dari jam 14.00 hingga 22.00 WIB," katanya.

Baca juga: Berikut Daftar Posko Siaga, Bengkel Siaga 24 Jam, Dan Bengkel Siaga Liburan Mitsubishi Motors

Selain itu, tambah Fitri, akses masuk dari dan menuju Jakarta untuk tol Jakarta-Cikampek dan Cipularang akan tetap diberlakukan secara normal. Sementara akses masuk menuju Cikampek via Tol Cipali hingga Brebes Barat akan ditutup dan dialihkan melalui jalan arteri.

"Saat skema diberlakukan, pengguna jalan dari Jakarta yang akan menuju ke Cirebon atau Semarang kita akan arahkan untuk keluar melalui GT Cikampek dan bisa melintasi arteri jalur Pantura, dan bisa kembali menggunakan jalan tol melalui GT Brebes Barat ataupun Brebes Timur," tukasnya.

Dengan tersambungnya Jalan Tol Trans Jawa dari Merak hingga Probolinggo Timur sepanjang 977 Km pada mudik Lebaran 2019 kali ini membuat masyarakat antusias untuk melakukan perjalanan mudik via darat.

Terlebih, para pemudik dapat menikmati diskon sebesar 15% untuk seluruh ruas tol di Indonesia pada tanggal 27–29 Mei 2019 dan 10–12 Juni 2019.