KabarOto.com – Usai Maverick Vinales teken kontrak bersama Aprilia mulai musim depan. Kini, pabrikan asal Italia itu memberikan kesempatan untuk menjajal Aprilia RS-GP.
Pembalap dengan julukan Top Gun itu telah dijadwalkan untuk mencoba Aprilia RS-GP pertama kalinya dalam sesi tes Sirkuit Misano pada 31 Agustus sampai 1 September. Tes ini sekaligus menandai dimulainya kerja sama secara utuh antara Aprilia dengan Vinales, sekaligus menjadi awal struktur baru tim untuk menghadapi musim 2022.
Baca Juga : Menjelang MotoGP Inggris 2021, Valentino Rossi Khawatirkan Hal Ini
Seperti yang diketahui, Aprilia berpisah dengan Gresini Racing dan akan menjadi tim independen mulai musim 2022. Dengan mendatangkan Vinales, pihak tim berharap bisa menjadi awal yang bagus untuk menghadapi musim baru yang semakin sengit persaingannya.
“Setelah kerja keras yang dilakukan divisi balap di trek selama dua tahun lebih, akhirnya kami mampu mendapatkan satu elemen penting yang bisa membawa kami berkembang. Tentu saja, pendekatan pertama nanti akan diisi fase adaptasi Vinales terkait ergonomis dan set-up Aprilia RS-GP. Kedua elemen ini jelas sangat variatif bagi setiap pembalap,” ungkap Romano Albesiano selaku Manajer Teknis Aprilia Racing.
Waktu debut Vinales bersama Aprilia ini hanya berselang dua hari usai ajang GP Inggris di Silverstone pada Minggu (29/8). Tentu, saja pihak tim sangat senang untuk menyambut kedatangan juara dunia Moto3 2013 itu untuk menjadi keluarga besar Aprilia Racing.
Baca Juga : Suzuki Akan Punya Pengganti Davide Brivio Untuk MotoGP 2022
Romano mengakui dari sisi teknis, pasti menyenangkan dan menarik untuk mendengar impresi dan masukan dari pembalap yang baru pertama kali mencoba motor Aprilia. Khususnya dari seorang juara dunia seperti Maverick Vinales. Namun, dirinya yakin dengan bakat dan kecepatan yang dimilikinya.
"Vinales mampu cepat beradaptasi dengan motor kami. Dan kami sudah tidak sabar untuk segera memulai kerja sama dengannya,” lanjut Romano Albesiano.
Pembalap bernomor 12 itu telah dikontrak oleh Aprilia untuk MotoGP 2022 saja. Walaupun begitu, pihak pabrikan memberikan pilihan untuk memperpanjang kontraknya.