KabarOto.com - Max Verstappen kembali menunjukkan kualitasnya di luar Formula 1. Pembalap asal Belanda itu tampil impresif saat mengikuti putaran kedua Nurburgring Langstrecken-Serie (NLS) sebagai bagian dari persiapannya menuju balapan 24 Hours Nurburgring.
Verstappen yang turun bersama Dani Juncadella dan Jules Gounon sempat dinobatkan sebagai pemenang. Namun, hasil tersebut dianulir setelah mobil yang mereka gunakan didiskualifikasi karena melanggar aturan penggunaan jumlah ban.
Meski hasil akhir tidak berpihak, performa Verstappen tetap menuai pujian dari rekan setimnya. Juncadella menilai kemampuan adaptasi Verstappen di mobil GT3, khususnya di sirkuit Nürburgring yang dikenal teknis dan menuntut presisi tinggi, sangat mengesankan.
"Dia sangat mengesankan, terutama dalam memahami cara tetap dekat dengan mobil di depan," ujar Juncadella kepada Motorsport.com.
Ia juga mengungkapkan bahwa Verstappen menemukan pendekatan balap yang tidak lazim, bahkan bagi pembalap GT berpengalaman.
"Ada sesuatu yang dia lakukan yang benar-benar istimewa. Itu bukan hal yang pernah saya pikirkan sebelumnya, dan saya sudah lama membalap di GT. Itu trik yang sangat bagus," katanya.
Baca Juga: Gianpiero Lambiase akan Meninggalkan Red Bull Racing pada 2028
Verstappen sendiri memang dikenal aktif menjajal berbagai jenis mobil balap di luar agenda Formula 1. Sebelumnya, ia juga sempat mencoba mobil Super GT di Fuji menjelang Grand Prix Jepang.
Pengalaman di dunia sim racing disebut menjadi salah satu faktor yang mempercepat adaptasinya. Kemampuannya membaca situasi balap dan memahami dinamika duel di lintasan dinilai menjadi keunggulan tersendiri.
"Bukan hanya soal gaya mengemudi, tetapi juga kepercayaan diri untuk langsung cepat di mobil dan sirkuit yang belum sepenuhnya dikenal. Itu menunjukkan betapa besar passion-nya terhadap balap," tutup Juncadella.
Baca Juga: Max Verstappen Pertimbangkan Pensiun dari F1, Soroti Regulasi 2026
Dengan performa tersebut, Verstappen kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu pembalap paling komplet saat ini, tak hanya di Formula 1 tetapi juga di lintasan balap lainnya.

