Mazda Babak Belur Akibat Covid-19, Cari Pinjaman Rp42 Triliun

Mazda Babak Belur akibat Covid-19, Cari Pinjaman Rp42 Triliun

KabarOto.com - Dampak dari virus Corona kepada manufaktur mobil terbilang cukup mengkhawatirkan. Terhambatnya pasokan komponen dan berhentinya faslitas produksi membuat prediksi keuntungan pada kuartal pertama meleset.

Salah satunya Mazda Motor Corporation, akibat virus Corona berdampak pada kelancaran bisnisnya sehingga membuat pundi-pundinya kehabisan. Fasilitas produksi global yang terhenti, sehingga mencoba mencari pinjaman lunak kepada tiga bank Jepang.

Baca juga: Gara-gara Corona, Konsumen Bengkel Modifikasi Ini Belum Tebus Motornya



Agar roda bisnis global kembali berputar, Mazda berharap dapat pinjaman sekitar 300 miliar yen atau hampir Rp42 triliun.

Dipetik dari siaran Reuters, ketiga bank besar tersebut adalah Mitsubishi UFJ Financial Group, Sumitomo Mitsui Financial Group, dan Mizuho Financial Group.



Sayangnya, saat dikonfirmasi media bisnis Nikkei atas informasi tersebut tak ada yang bisa angkat bicara. Begitu juga dengan Mazda tak merespon informasi yang tengah beredar untuk memberikan komentar.

Baca juga: Operasi Khusus Selama Tiga Hari Berhasil Tindak 202 Travel Gelap

Pada hari Selasa kemarin (12/5), Pemerintah Jepang sudah memberikan angin segar kepada para industri permobilan dan komponen yang terkena dampak dari Covid-19.



"Industri ini sangat terpukul telak dari merosotnya penjualan di Amerika dan Eropa serta penundaan di domestik," ujar Chief Cabinet Secretary Yoshihide Suga. "Kami akan berusaha memberikan berbagai kebijakan untuk pemberian dana talangan."