Mazda Kembali Kembangkan Mesin Rotary Untuk Mobil Sport Mendatangnya?

Mazda Kembali Kembangkan Mesin Rotary untuk Mobil Sport Mendatangnya?

KabarOto.com - Produsen mobil asal jepang, yaitu Mazda kembali mengejutkan dunia otomotif, ketika mereka meluncurkan RX-Vision pada 2015 lalu. Lalu apa yang membuatnya spesial? Mazda RX-Vision dikabarkan akan kembali mengunakan mesin rotary.

Mesin yang awalnya diciptakan oleh insinyur Jerman Felix Wankel, kemudian populer dengan sebutan rotary engine. Rotary engine terakhir kali dipakai Mazda pada mobil RX-8. Mazda kemudian terpaksa menghentikan produksi dan pengembangannya, karena terbentur standar emisi.

Keunikan mesin rotary masih menjadi daya tarik tersendiri, khususnya bagi car enthusiasm di dunia. Mesin rotary tidak memiliki piston berbentuk silinder seperti mesin–mesin pada umumya. Melainkan silinder berbentuk segitiga yang berputar pada porosnya. Rotary terkenal sebagai mesin yang aneh dan sulit dalam perawatannya.

Mesin rotary juga terkenal sebagai mesin boros oli. Selain itu masalah utama yang dihadapi mesin rotary yaitu kadar emisinya yang cukup buruk.

Baca juga: Cuma 2 Unit, Mazda MX-5 30th Anniversary Edition Dipastikan Bakal Masuk Indonesia

Walau demikian mesin rotary tidak sepenuhnya buruk. Dengan ruang bakar yang unik, mesin rotor tidak perlu kubikasi sebesar mesin konvensional. Mesin rotary juga terkenal sebagai mesin yang dapat berputar di rpm yang tinggi melebihi mesin-mesin konvensional pada umunnya. Mesin rotary sendiri juga terkenal sebagai mesin yang sangat powerfull.

Tetapi, apakah Mazda benar-benar akan mewujudkan mesin rotary pada RX-Vision? Sayangnya, penggunaan mesin rotary pada Mazda terbaru tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Hal tersebut dikonfirmasi oleh kepala penelitian dan pengembangan Mazda Kiyoshi Fujiwara.

Dilansir dari Carscoops, ia membantah hal itu sebagai kemungkinan kembali pada Oktober 2017. Namun, dia menunjukkan bahwa akan datang suatu hari ketika mobil sport Mazda baru bertenaga rotary menjadi sebuah kenyataan.

Baca juga: Profil New Mazda2 Hatchback

Sepertinya Mazda ingin berupaya untuk menumpas kekurangan–kekurangan mesin rotary pada generasi sebelumnya. Melalui pengembangan dan penelitian yang lebih serius, sehingga dibutuhkan waktu yang lebih lama. Lalu jika RX-Vision tidak menggunakan mesin rotary sepenuhnya, mesin apakah yang akan digunakan? Selain itu apakah Mazda akan benar – benar mengeluarkan mobil berbasis mesin rotary?

Terkait hal tersebut Kiyoshi Fujiwara mengatakan, “Kami masih mengembangkan mesin rotari sebagai mobil sport. Teknologi berjalan baik tetapi jika kita meluncurkan model semacam ini nanti, kita harus menambahkan lebih banyak teknologi ke dalamnya, seperti mengemudi secara otonom, dan elektrifikasi.”

Ketika Mazda ditanya lebih lanjut mengenai mobil sportnya, Ikuo Maeda mengatakan bahwa itu merupakan impiannya. “Ketika kita diputuskan sebagai merek yang membutuhkan mobil sport, saat itulah kita akan memproduksi mobil. Seperti yang Anda tahu, kami sudah memiliki MX-5. Jika kita membutuhkan mobil sport yang lebih premium, maka kita harus memiliki pemikiran yang serius tentang hal itu,” tutup Maeda. (Niko)