Mengenal Penyakit Nissan Grand Livina, MPV Nyaman dengan Mesin Efisien

Alif Al Tsaqif
Alif Al Tsaqif
Sabtu, 07 Maret 2026
Mengenal Penyakit Nissan Grand Livina, MPV Nyaman dengan Mesin Efisien

Nissan Grand Livina Ultimate. (Foto : Wikipedia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Nissan Grand Livina generasi pertama menjadi salah satu Low MPV yang cukup populer di Indonesia sejak diperkenalkan pada 2007.

Mobil ini dikenal memiliki karakter berkendara yang berbeda dibandingkan kompetitor di kelasnya. Dengan posisi bodi yang relatif rendah dan setelan suspensi yang empuk, Grand Livina kerap disebut menawarkan kenyamanan berkendara yang mendekati sedan namun tetap memiliki kepraktisan sebagai mobil keluarga tujuh penumpang.

Baca Juga: Nissan Tawarkan Promo Perawatan Transmisi Grand Livina L10 Series

Nissan Grand Livina mulai diperkenalkan pada tahun 2007 untuk melawan Toyota Avanza


Pada masa peluncurannya, Grand Livina hadir di tengah dominasi model seperti Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. Berbeda dari rivalnya yang menggunakan penggerak roda belakang, Grand Livina mengusung konfigurasi penggerak roda depan (FWD).

Konfigurasi ini membuat mobil terasa lebih stabil saat melaju di kecepatan tinggi serta memberikan pengendalian yang lebih baik ketika bermanuver.

Secara teknis, Grand Livina generasi pertama dibekali beberapa pilihan mesin, salah satunya HR15DE berkapasitas 1.498 cc yang cukup populer di pasar Indonesia. Mesin 4 silinder, DOHC dengan teknologi pengaturan katup variabel ini mampu menghasilkan tenaga sekitar 109 dk dengan torsi 148 Nm. Tenaga tersebut disalurkan melalui pilihan transmisi manual lima percepatan maupun otomatis empat percepatan.

Selain itu, Nissan juga sempat menghadirkan varian mesin yang lebih besar, yakni MR18DE 4 silinder, DOHC, berkapasitas 1.800 cc pada beberapa tipe seperti XV dan Ultimate. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga hingga sekitar 126 dk dengan torsi 174 Nm, memberikan performa yang lebih responsif dibandingkan varian 1.500 cc.

Baca Juga: 15 tahun Grand Livina L10 Series, Nissan Indonesia Tebar Promo Paket Ganti Oli

Nissan Grand Livina HWS

Dari sisi dimensi, Grand Livina memiliki panjang sekitar 4.420 mm, lebar 1.690 mm, tinggi 1.595 mm, serta jarak sumbu roda 2.600 mm. Dimensi tersebut membuat mobil ini terasa stabil di jalan tol sekaligus tetap nyaman digunakan untuk perjalanan jauh bersama keluarga.

Meski dikenal memiliki kenyamanan dan karakter mesin yang cukup tangguh, Grand Livina generasi pertama juga memiliki beberapa karakter yang kerap ditemui setelah usia pemakaian bertambah.

Salah satu yang cukup sering dibahas oleh pemilik adalah komponen ignition coil yang dinilai relatif rentan mengalami penurunan performa.

“Selama pelihara mobil ini saya cukup puas karena punya kenyamanan ala sedan, konsumsi bbm yang irit dan handling yang stabil. Mesin HR15DE juga cukup badak dan bertenaga di putaran atas,” ujar Faqih pemilik Nissan Grand Livina Ultimate 2011.

Baca Juga: Grand Livina Terbakar di Bahu Jalan Tol

Nissan Grand Livina memiliki masalah di coil dan mesin ngelitik

Ketika coil mulai bermasalah, gejalanya biasanya berupa mesin yang kehilangan tenaga, munculnya brebet saat akselerasi, hingga konsumsi bahan bakar yang menjadi lebih boros.

“Penyakit mobil ini ada pada coilnya yang cukup ringkih. Gejalanya mesin kehilangan tenaga, brebet, dan boros BBM. Untuk membongkat coilnya juga gak ribet karena mesti membuka sambungan intakenya,” ujarnya

Selain coil, karakter lain yang cukup dikenal pada Grand Livina adalah munculnya suara mesin yang terkadang terdengar ngelitik, terutama saat mobil berakselerasi atau ketika mesin bekerja pada beban tertentu.

“Memang mesin ngelitik pada Grand Livina sudah menjadi ciri khas. Namun hal itu bisa dicegah dengan menggunakan bensin oktan minimal 92, busi dan oli yang sesuai dan membersihkan EGR secara rutin” ujar Faqih

Di sisi lain, sebagian pemilik juga menilai harga suku cadang Grand Livina memang sedikit lebih tinggi dibandingkan beberapa kompetitor di kelas Low MPV.

Namun kualitas komponen yang digunakan dinilai cukup awet sehingga tidak memerlukan penggantian terlalu sering selama mobil dirawat dengan baik.

Baca Juga: Nissan Grand Livina Taklukan Jalur Utama Madiun-Yogyakarta Hanya Dengan 7 Liter Bensin

Interior Nissan Grand Livina

Dengan kombinasi kenyamanan berkendara, efisiensi bahan bakar, serta karakter mesin yang tangguh, Nissan Grand Livina generasi pertama masih menjadi salah satu pilihan menarik di pasar mobil bekas hingga saat ini. Mobil ini tetap diminati oleh konsumen yang menginginkan MPV keluarga dengan rasa berkendara yang lebih halus dan stabil.

Tags:

#Nissan Grand Livina #Nissan Grand Livina Series #Nissan Hyper Tourer Concept

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan