Mengintip Cara Kerja Tamiya Mini 4wd

Mengintip Cara Kerja Tamiya Mini 4wd

KabarOto.com – Setelah sebelumnya KabarOto sudah membahas soal tempat bermain Tamiya, dan kelas-kelasnya, kali ini KabarOto akan bahas soal cara kerja dari Mini 4WD yang mirip dengan mobil asli nih.

Sebenarnya, sekilas cara kerja Mini 4wd ini cukup sederhana dan memiliki konsep seperti mobil asli, oleh karena itu banyak yang menyukai permainan ini. Dalam paket penjualannya, kita mendapat berbagai part seperti sasis, body, terminal, girbok, dan sebagainya, kecuali dynamo dan baterai.

Sasis dan body Tamiya Mini 4wd.

Sasis merupakan basis dari tubuh Mini 4WD tersebut, untuk merek Tamiya sendiri ada beberapa pilihan sasis dengan perbedaan pada bentuk konstruksi, dan penempatan mesin. Misalnya saja Super XX Chassis merupakan sasis mesin belakang, lalu FM-A Chassis adalah mesin depan, dan MS Chassis mesin tengah.

Baca Juga : Asyiknya Main Tamiya Mini 4wd

Namun seperti namanya, baik penempatan mesin manapun regulasinya harus berpenggerak 4 roda dan tidak boleh dijadikan 2WD. Ada kelebihan dari setiap Chassis ini, diantaranya distribusi berat saat lompatan, lalu saat belokan lebih stabil, akselerasi lebih baik dan sebagainya, tergantung rintangan pada lintasan.

Tempat dinamo dan juga girbox.

Nah, tentunya untuk penggeraknya kita memerlukan namanya dinamo, dinamo ini ibarat mesin pada sebuah mobil, kita bisa men-swap sesuai kebutuhan kita. Karena ada beberapa tipe dynamo, misalnya jika membutuhan torsi lebih untuk lintasan banyak belokan, bisa menggunakan tipe Power Dash atau Torque Tuned. Lalu saat track banyak jalur lurus, bisa menggunakan Sprint Dash atau Rev Tuned, dan terakhir adalah tipe seimbang yakni Light Dash dan Atomic Tuned.

Propeller shaft untuk menggerakkan 4 roda.

Lantas dari dinamo tersebut akan memutar roda gigi, dimana roda gigi ini ibarat transmisi dengan berbagai perbandingan rasio. Misalnya rasio 3.5 bagus untuk kecepatan, lalu rasio 5.0 baik untuk lintasan menanjak dan akselerasi pertama, adapula rasio 4.1 yang cukup seimbang pada penggunaan track apapun, dan masih banyak lagi. Disinilah kita akan mencari setingan tepat bagi mesin mobil kita agar bisa cepat tapi tetap stabil di lintasan.

Baca Juga : Giliran McLaren Yang Jadi Lego Sekarang

Lalu dari semua itu, terdapat propeller shaft yang menghubungkan mesin ke roda. Namun tidak asal menggunakan roda loh, melainkan ada ukuran pelek dan tipe roda juga. Terdapat tipe pelek wide dan narrow sesuai settingan mobil, ban yang membalut juga memiliki tipe diantaranya Soft, Medium, Hard, dan Super Hard. Namun banyak pemain Mini 4WD Profesional yang memilih tipe Super Hard karena dinilai tidak membal saat lompatan.

Berbagai model pelek dan ban.

Tidak lupa juga demi memperindah tampilannya, desain body Mini 4wd dibuat berbagai macam model. Jadi tinggal pilih saja model seperti apa sesuai selera, namun perlu diingat setiap body memiliki sasis yang berbeda-beda.

Setelah bentuk mobil terlihat, kita perlu memasang rollernya terlebih dahulu nih, roller ini berfungsi untuk membelokkan mobil di lintasan tikungan, sebab Mini 4wd tidak memiliki remote control. Roller ini juga memiliki beberapa bahan, yakni plastik, besi, dan juga ada yang memakai bearing.

Contoh roller double berbahan besi.

Terakhir, tinggal memasang baterai saja deh, baterai ini biasa menggunakan tipe Alkaline karena lebih kuat ketimbang biasa. Namun agar lebih awet dan tidak banyak membeli baterai, ada juga yang menggunakan baterai recharge dengan amphere berbeda-beda, ada 800, 900, 1000, 1300, dan sebagainya.

Baterai 1300 mAh recharge.

Pelengkap lain, kita bisa tambahkan sedikit pelumas khusu pada roda giginya supaya roda gigi tidak mudah rusak, dan bunyi mesin halus. Nah benar-benar mirip mobil asli kan Sobat KabarOto? Ada sasis, mesin, girbok, pelek, ban, body, pelumas dan sebagainya.

Bagaimana mulai tertarik untuk kembali memainkannya?