Mengintip Kehebatan Komodo, Kendaraan Tempur Andalan TNI

Mengintip Kehebatan Komodo, Kendaraan Tempur Andalan TNI Rantis Komodo (KO/Edo)

KabarOto.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) saat ini sudah memasuki usia yang ke-74 tahun. Dalam perjalanannya, pasukan penjaga keamanan negara Republik Indonesia tersebut kerap menggunakan kendaraan operasional terbaik.

Sebagai kendaraan operasional ringan, TNI lekat sekali dengan mobil buatan Land Rover, hingga Mercedes-Benz G-Class. Pada tahun 2012, di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), TNI kedatangan kendaraan taktis (rantis) buatan Pindad bernama Komodo.

Baca Juga: Sosok Mobil Raisa, Yang Siap Bikin Demonstran Mual Dengan 'Nyanyiannya'

Saat itu, SBY meminta Pindad untuk menghasilkan rantis yang memiliki kemampuan tinggi seperti Sherpa buatan Renault. Penggunaan nama Komodo, dengan harapan agar kendaraan taktis tersebut, bisa seperti hewan komodo yang perkasa.

Bagian belakang terdapat 'bagasi' tempat penyimpanan

"Dalam pertempuran, kendaraan Komodo ini biasanya digunakan sebagai pengintai di daerah musuh," ujar Praka Rangga, salah satu anggota TNI AD saat ditemui KabarOto beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut pria ramah tersebut mengungkap, bahwa kendaraan yang menggunakan baja di seluruh tubuhnya itu memiliki kemampuan offroad mumpuni.

Bagian dasbor tengah terlihat lebar dengan tiga ventilasi udara

Di atas kertas, dapur pacunya menggunakan mesin diesel turbo intercooler berkapasitas 5.193 cc. Mesin tersebut dapat menghasilkan tenaga hingga 215 dk pada putaran mesin 2.500 rpm.

Pelek baja berukuran 22.5 inci

Tenaga yang dihasilkan mesin tersebut lantas disalurkan ke empat buah roda (4x4) melalui transmisi otomatis 6 percepatan. Menariknya, kendaraan perang ini juga telah dilengkapi kaca anti peluru. Pindad mengklaim daya tahannya bisa sampai dengan peluru berukuran 7.62 mm.

Lubang intip untuk menembak berlapis kaca tebal

Meski memiliki bobot 5.8 ton, namun Komodo bisa melaju dengan kecepatan maksimal 110 kpj. Kapasitas tangki bahan bakarnya sendiri mencapai 200 liter, membuat Komodo dapat menjelajah hingga 600 km.

Dijejali berbagai peralatan elektronik

Di bagian dalamnya, terlihat disesaki oleh berbagai peralatan elektronik dan komunikasi. "Kapasitasnya dapat menampung 4 orang personel dengan tambahan satu orang sebagai juru tembak," kata Rangga.

Kaki-kaki terlihat kokoh

Memiliki segala keunggulan, Komodo terlahir sebagai kendaraan taktis yang mampu menembus segala medan berat. Baik itu jalan berlumpur, berpasir, serta melahap bukit berbatu sekalipun.

Baca Juga: Galeri Foto Concours D’Elegance Jakarta

Hal itu ditunjang dengan kemampuan komodo, dapat menerjang tanjakan hingga 31 derajat dan kemiringan sisi 17 derajat.

Dilengkapi winch di bagian bumper depan

Meski telah menjadi andalan TNI selama bertahun-tahun, namun Rangga mengatakan Komodo ini belum pernah terjun kemedan tempur sungguhan.

"Biasanya kita gunakan untuk latihan, dan pengamanan beberapa acara penting, seperti KTT di Jakarta dan Bali beberapa waktu lalu. Kalau untuk perang belum, karena negara kita dalam kondisi aman," pungkas Rangga. Semoga selalu aman ya, Dirgahayu TNI!

Berita Terkait

Berita Terkait