Menilik Sejarah Bugatti Type 41 Royale, Mahakarya Berusia Seabad

1 jam, 23 menit lalu
Menilik Sejarah Bugatti Type 41 Royale, Mahakarya Berusia Seabad

Bugatti Type 41 Royale

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Dunia otomotif klasik tengah merayakan salah satu pencapaian paling monumental dalam sejarah industri roda empat. Tepat satu abad lalu, Ettore Bugatti berambisi menciptakan sebuah kendaraan tanpa tandingan lebih cepat, lebih elegan, dan jauh lebih mewah dibanding mobil mana pun di masanya.

Hasil dari visi besar tersebut adalah lahirnya Bugatti Type 41 Royale, sebuah mahakarya legendaris yang hingga kini dijuluki sebagai salah satu mobil paling berharga di dunia.

Kisah kemegahan Royale bahkan sudah bermula sebelum namanya resmi disematkan. Pada Juni 1926, laporan media Inggris menjulukinya sebagai "The Golden Bugatti", sebuah sebutan yang sangat pas untuk merepresentasikan kemewahan dan skala mobil yang melampaui standar zamannya.

Bugatti Type 41 Royale
Pada Juni 1926, laporan media Inggris menjulukinya sebagai "The Golden Bugatti"

Baca Juga: Porsche 911 Carrera Cabriolet Dikonsep Ulang oleh Singer

Monster Mewah yang Diciptakan untuk Para Raja

Saat pertama kali diperkenalkan pada tahun 1926, Royale menjadi mobil terbesar dan paling ambisius yang pernah dibuat oleh Bugatti. Dengan panjang mencapai lebih dari enam meter dan wheelbase sekitar 4,3 meter, mobil ini ditenagai oleh mesin straight-eight berkapasitas 12,8 liter yang mampu memuntahkan tenaga hingga 300 PS. Mobil ini dirancang khusus untuk kalangan paling terhormat di dunia mulai dari kaisar, raja, hingga ratu.

Ettore Bugatti memproduksi mobil ini dalam jumlah yang sangat terbatas, di mana hanya ada enam unit yang pernah dibuat di dunia. Menariknya, tidak ada satu pun unit yang benar-benar serupa karena masing-masing dilengkapi dengan bodi buatan tangan (coachwork) yang unik dari rumah modifikasi ternama, seperti Weymann, Kellner, Weinberger, Binder, hingga Park Ward.

Bugatti Type 41 Royale
Ettore Bugatti memproduksi mobil ini dalam jumlah yang sangat terbatas

Transformasi Unik dan Kisah Para Pemilik Legendaris

Salah satu unit yang paling ikonik adalah Coupé Napoléon, yang awalnya merupakan prototipe pertama dengan mesin berkapasitas raksasa 14,7 liter. Setelah mengalami kecelakaan, mobil ini dibangun kembali dengan bodi elegan oleh putra Ettore, Jean Bugatti. Desain atap kaca transparan dan kabin terpisah membuat mobil ini menjadi kendaraan pribadi kesayangan Ettore Bugatti sendiri.

Kisah unik lainnya datang dari Armand Esders, seorang industrialis asal Paris yang menjadi pelanggan pribadi pertama Royale. Memesan sasis 41111 dengan bodi roadster, ia secara spesifik meminta agar mobilnya tidak dipasangi lampu depan karena ia tidak pernah berniat mengemudikannya di malam hari. Sentuhan personalisasi ekstrem ini membuktikan bahwa program bespoke ala Bugatti sudah mendarah daging sejak hampir seabad lalu.

Bugatti Type 41 Royale
November 1987, ketika model berbadan Kellner terjual seharga £5,5 juta di balai lelang Christie's

Reuni Spektakuler di Bugatti Festival 2026

Meskipun sempat terkendala krisis ekonomi global pada masa lalu yang membuat produksinya dibatasi hanya enam unit, status Royale justru menjelma menjadi harta karun otomotif paling diburu kolektor dunia. Puncaknya tercatat pada November 1987, ketika model berbadan Kellner terjual seharga £5,5 juta di balai lelang Christie's, memecahkan rekor dunia saat itu.

Baca Juga: Empat Skala Unik Bentley Blower Berkumpul di Crewe

Untuk memperingati satu abad kelahirannya, Bugatti baru saja menggelar reuni akbar yang mempertemukan tiga dari enam unit Royale yang masih tersisa dalam ajang Bugatti Festival pada September 2026 lalu:

  1. Coupé Napoléon, yang kini disimpan di Musée National de l’Automobile di Mulhouse.
  2. Binder-bodied Royale, yang dulunya milik Armand Esders sebelum diubah menjadi Coupé de Ville berlapis baja.
  3. Park Ward limousine, limosin elegan berbalut mesin bertenaga pesawat terbang yang dikirim ke pelanggan Inggris pada tahun 1933.

Royale menceritakan kepada kita tentang siapa Ettore Bugatti sebenarnya keyakinan bahwa ukuran besar tetap bisa memiliki tenaga yang disempurnakan, serta penggabungan antara teknik, seni, dan sentuhan manusia,

ungkap Luigi Galli, Heritage & Certification Expert di Bugatti.

Hingga hari ini, semangat inovasi, pengejaran performa tanpa kompromi, dan dedikasi terhadap karya seni yang diwariskan lewat Type 41 Royale terus hidup dalam DNA kendaraan modern Bugatti seperti Veyron, Chiron, hingga Tourbillon. Sebuah bukti abadi bahwa mahakarya sejati tidak akan pernah lekang oleh zaman.

Tags:

#Bugatti Type 41 Royale #Restorasi Bugatti #Mobil Klasik
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Kusnadi Chahyono

Jurnalis otomotif sejak 2003. Senang naik motor dan mengulas mobil baru terutama teknologi terbaru. Pendidikan jurnalistik di FISIP UPN VETERAN JAKARTA angkatan 1997. Suka foto event karena sudah bisa megang kamera sejak SMP. Jurnalis dan fotografer tahun 2003-2013 di majalah otomotif tertua dari Inggris Autocar Magazine franchise Indonesia yang dipegang MRA Group. Sempat di PR Agency selama satu tahun. Sebagai jurnalis di Dapurpacu.com pada tahun 2014-2017. Bisa menjadi host otomotif setelah bergabung di Otoblitz. Saat ini menjadi jurnalis di Kabaroto.com.
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan