Menilik Sejarah Generasi Honda NSR Series, Pecinta 2-tak Masuk

1 jam lalu
Menilik Sejarah Generasi Honda NSR Series, Pecinta 2-tak Masuk

Menilik Sejarah Generasi Honda NSR Series, Pecinta 2-tak Masuk

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Lini motor sport 2-tak ikonik besutan Honda, dinasti Honda NSR, lahir dari transfer teknologi langsung divisi balap Honda Racing Corporation (HRC) di ajang Grand Prix.

Perjalanan keluarga NSR bermula pada pertengahan 1980-an ketika Honda memutuskan membawa DNA mesin 2-tak berperforma tinggi ke lini produksi massal.

Honda tidak hanya menciptakan motor kencang untuk satu segmen, melainkan membangun ekosistem komprehensif mulai dari kelas entry-level hingga mesin pemuas dahaga kecepatan bagi para pembalap jalanan.

Baca Juga: 4 Blok Mesin Ninja 150 2 Tak, Mau Tenaga Nyaman Atau 'Meledak'

NSR 50 Sebagai Jenjang Awal Pecinta Balap

Di kelas pemula, kejayaan NSR dimulai dengan hadirnya NSR 50 pada tahun 1987. Meskipun berukuran mungil dengan mesin 50 cc, NSR 50 dibangun menggunakan standar sasis dan desain layaknya motor balap sungguhan.

Motor ini dirancang sebagai batu loncatan bagi pembalap muda di Jepang dan Eropa sebelum melangkah ke jenjang profesional. Di era yang sama, Honda juga menghadirkan varian NSR 75 dan NSR 80 untuk memenuhi kebutuhan pasar Eropa dan domestik yang menginginkan tenaga ekstra.

Seri mini-GP ini dibekali fitur canggih seperti sistem pendingin cairan dan rem cakram, membuktikan bahwa divisi HRC tidak setengah-setengah dalam menggarap lini kelas bawah.

Sementara itu untuk pasar Asia, khususnya kawasan Asia Tenggara dan Indonesia, nama Honda NSR melambung tinggi lewat keluarga NSR 150. Diawali oleh NSR 150R pada tahun 1994, motor ini langsung memikat pencinta kecepatan berkat katup daya elektronik khas Honda, yaitu RC Valve (Revolution Controlled Valve).

Evolusi kelas 150 cc berlanjut ke NSR 150 RR (Astra / FSX) hingga hadirnya NSR 150 SP (Special Production) di akhir 1990-an. NSR 150 SP menjadi varian paling legendaris di kelasnya lantaran dibekali corak warna khas Repsol, pelek serta Pro-Arm tunggal, dan tenaga mesin yang sanggup menembus 39 dk.

Baca Juga: Kawasaki Ninja 2 Tak Haram Pakai Oli Samping Murahan

NSR 250 Impian Anak Muda di Eranya

Memasuki kelas 250, Honda menancapkan standar baru lewat NSR 250R yang diluncurkan pertama kali pada 1986 (kode MC16). Berevolusi dari pendahulunya, NS250R, NSR 250R mengusung konfigurasi mesin V-Twin 90 derajat 2-tak yang menjadi tolok ukur sportbike jalanan.

Perkembangan generasi NSR 250R berlanjut pesat melalui kode MC18 (1988), MC21 (1990) yang mengenalkan swingarm Gull-Arm, hingga puncaknya pada MC28 (1993). Generasi MC28 menjadi mahakarya teknologi masa itu dengan pengaplikasian kunci kartu Smart Card System (PGM-IV) dan lengan ayun tunggal Pro-Arm khas HRC.

Kiprah dominasi lini Honda NSR akhirnya harus meredup di awal tahun 2000-an akibat regulasi emisi gas buang global yang semakin ketat terhadap mesin 2-tak. Produksi lini NSR secara bertahap dihentikan dan posisinya digantikan oleh jajaran motor 4-tak berteknologi injeksi seperti CBR series.

Meski eranya telah usai, warisan inovasi teknis serta raungan khas mesin 2-tak Honda NSR tetap menempatkannya sebagai salah satu motor legendaris yang paling diburu oleh para kolektor otomotif hingga saat ini.

Tags:

#Honda NSR #Honda HRC #Honda Racing Corporation (HRC)
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Kipli

Hobinya di ranah otomotif terutama bidang modifikasi dan olahraga balap roda 2 dan 4, menuntunnya selepas pensiun di dunia tersebut menjadi jurnalis di kabaroto.com
Show More

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan