Mercedes-AMG Bakal Adopsi Turbo Elektrik

Mercedes-AMG Bakal Adopsi Turbo Elektrik Mercedes-AMG E 53 4MATIC+ (MB)

KabarOto.com - Penggunaan turbocharger atau yang biasa disebut turbo pada mesin mobil, saat ini menjadi hal yang lumrah. Banyak mobil produksi anyar yang menggunakan mesin berkepasitas kecil, lalu dilengkapi turbo agar performanya tetap mumpuni.

Begitu juga di dalam dunia balap Formula 1, turbo bisa dibilang bukan barang baru, karena sudah digunakan selama beberapa tahun ke belakang. Kini, Divisi performa Mercedes-AMG, sedang mempersiapkan transfer teknologi dari ajang F1 ke mobil produksi.

Baca Juga: Mercedes-AMG E 53 4MATIC+, Lebih Memikat

Teknologi yang akan diadopsi tentunya adalah turbo. Namun bukan sembarang turbo, karena yang dikembangkan merupakan turbo elektrik. Bedanya, pada umumnya memanfaatkan gas buang, tetapi pada versi elektrik mendapatkan tenaga dari motor listrik.

Komponen ini dikembangkan oleh Mercedes-AMG menggandeng Garrett Motion. Sistem baru ini, menggunakan motor listrik berukuran sekitar 4 cm, yang terintegrasi langsung pada poros pengisi daya.

Dikembangkan dari dunia F1

Jochen Martin Schmidt, Head of Powertrain Development AMG mengatakan, dengan begitu boost turbo bisa didapatkan di putaran lebih rendah, sekaligus mudah diatur untuk mendapatkan efisiensi bahan bakar.

"Motor listrik yang dikendalikan secara elektronik ini, ditempatkan di antara roda turbin di sisi knalpot dan roda kompresor di sisi udara segar, sehingga menggerakkan roda kompresor sebelum gas buang memutar turbin," jelas Martin.

Hasilnya, martin mengatakan respon mesin akan jauh lebih cepat dan memungkinkan torsi lebih tinggi pada putaran mesin rendah, untuk menghasilkan akselerasi yang lebih baik.

Hasilkan performa lebih baik

Turbocharger ini menggunakan sistem kelistrikan 48 volt, dan mampu berputar hingga 170.000 rpm. Menariknya, perangkat canggih ini dapat mempertahankan tekanan pendorong setiap saat, sehingga bisa mengurangi turbo lag.

Baca Juga: Masalah Fuel Pump, Nissan Lakukan Recall Untuk All New Nissan Livina

Namun, untuk saat ini tidak diketahui model Mercedes-AMG mana, yang akan mendapat manfaat dari teknologi tersebut. Namun dari spekulasi yang beredar, nampaknya mesin M139 2.000 cc terbaru mungkin akan mengadopsinya.

Apalagi, ditambah rumor pihak AMG berencana untuk menghentikan produksi mesin V8. Maka, mesin M139 yang dalam kondisi standar memiliki tenaga maksimum 414 dk dan torsi 369 Nm, akan menjadi pilihan yang tepat untuk model AMG.