KabarOto.com - Ajang Goodwood Festival of Speed 2026 menjadi sejarah runtuhnya era mesin turbo 4-silinder legendaris milik Mercedes-AMG. Divisi performa asal Affalterbach tersebut resmi meluncurkan Mercedes-AMG CLA 45 4MATIC+ EV sebagai model tahun 2027 yang kini sepenuhnya bertransformasi menjadi kendaraan listrik murni.
Tak tanggung-tanggung, rival berat BMW i4 M50 ini langsung hadir dalam dua varian, yakni Sedan dan wagon khas Eropa, Shooting Brake.
Baca Juga: Lewis Hamilton Raih Pole Sprint F1 Inggris 2026, Diintai Mercedes dan Red Bull Racing
Dari sisi performa, Mercedes-AMG menyematkan konfigurasi tri-motor. Pengaturan ini mengandalkan satu motor listrik berteknologi axial flux di as roda depan dan dua motor listrik di as roda belakang untuk menghasilkan sistem penggerak semua roda (AWD).
Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga sangat masif, yakni 671 dk dan torsi puncak 1.759 Nm. Di atas kertas, akselerasi dari 0 hingga 100 km per jam hanya membutuhkan 3 detik atau 2,7 detik jika dihitung menggunakan metode 1-foot rollout. Kecepatan tertingginya dibatasi secara elektronik pada 250 km per jam, namun konsumen bisa meningkatkannya hingga 270 km per jam jika memilih paket AMG Dynamic Plus.
Untuk sektor daya, seluruh motor listrik disuplai baterai berkapasitas 94 kWh. Berdasarkan pengujian siklus WLTP, varian Sedan mampu menempuh jarak hingga 670 km dalam sekali pengisian penuh, sementara varian Shooting Brake sedikit di bawahnya, yakni 640 km.

Pengisian daya juga berjalan sangat kilat berkat arsitektur pengisian cepat DC 330 kW yang mampu mengisi daya dari 10% ke 80% dalam waktu 22 menit.
Hilangnya raungan mesin pembakaran internal 2.0L Turbo generasi lawas, AMG menyematkan fitur canggih bernama mode AMGForce S+. Fitur unik ini bertindak sebagai simulator performa murni, sehingga dapat memproduksi simulasi suara asli dari mesin pembakaran AMG generasi terdahulu, lengkap dengan efek interupsi perpindahan gigi fiktif.
Bahkan, Mercedes menyematkan fitur active seat shakers (alat penggetar jok aktif) guna memberikan umpan balik getaran fisik ke tubuh pengemudi agar sensasi berkendara terasa tetap hidup dan emosional layaknya mengemudikan mobil bermesin konvensional.

Secara visual, fasia depan mobil dilengkapi panel Panamericana grille tertutup khas kendaraan listrik AMG, serta lampu utama berdesain grafis tiga bintang ikonik dan light strip horizontal. Sisi sampingnya dipertegas pelek berukuran 19 atau 20 inci, dengan sistem pengereman performa bermonoblok 6-piston.
Menariknya, CLA 45 EV merupakan mobil pertama di kelasnya yang mengadopsi fitur aerodinamika aktif secara penuh. Varian Sedan dibekali power deployable rear spoiler (sayap belakang yang bisa keluar-masuk secara otomatis), sementara varian Shooting Brake menggunakan roof-edge spoiler aktif.
Baca Juga: Sejarah Mercedes-Benz C 32 AMG, Penjaga Nyawa di Balapan F1
Masuk ke dalam kabin, nuansa sporty terasa berkat penggunaan jok bucket berlapis kulit sintetis dan serat mikrofiber dengan aksen jahitan merah. Lingkar kemudi menggunakan model AMG Performance steering wheel berbalut kulit Nappa.
Sektor dasbor diramaikan oleh jajaran layar digital masif dari panel instrumen 10,25 inci, layar multimedia utama 14 inci, serta layar khusus untuk penumpang depan berukuran 14 inci.

