Meski Padat, Jalan Tol Trans Jawa Masih Terpantau Tak Ada Kecelakaan

Meski Padat, Jalan Tol Trans Jawa Masih Terpantau Tak ada Kecelakaan Gerbang Tol Cikampek (Foto: istimewa)

KabarOto.com - Libur Natal dan tahun baru tahun ini tidak seperti tahun sebelumnya, Pemerintah tidak melarang warga Jabodetabek pergi ke luar daerah. Hanya, diwajibkan mematuhi protokol kesehatan yang ketat,untuk memutus penyebaran Covid-19.

Banyak warga yang bepergian menggunakan mobil, melintasi jalan tol di Trans Jawa dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Barat. Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Aan Suhanan memantau langsung arus lalu lintas di ruas tol maupun arteri dari Cirebon sampai Semarang. Hasilnya kondisi di kedua arah terpantau landai.

Baca Juga: Antisipasi Libur Nataru, Perusahaan Ini Aktifkan Satgas Amankan Stok Oli

“Sesuai dengan prediksi, arus balik untuk libur natal kami lihat mulai dari Cirebon sampai Semarang bahkan sebaliknya hingga ke Jakarta situasi arus lalu lintas masih landai," terangnya, Minggu (26/12/2021).

Tol Kali Kangkung (Foto: Istimewa)

Menurutnya, di Gerbang Tol Kalikangkung justru ada penurunan arus balik di tanggal 26 Desember 2021. Kondisi terpantau masih landai,” ujarnya. Dia menambahkan, arus libur natal untuk di ruas tol sendiri tidak ada temuan khusus kecelakaan yang menonjol.

Beberapa kasus kecelakaan justru terjadi di luar tol beberapa daerah, namun korban tidak signifikan dan masih selamat. “Alhamdulillah secara umum pengamanan Nataru lalu lintas lancar, kecelakaan juga masih bisa ditangani,” terangnya.

Sementara untuk menyambut arus libur tahun baru, Brigjen Aan menjelaskan, pihaknya telah persiapkan antisipasi dengan skema rekayasa lalu lintas sampai kepada situasi terburuk.

“Antisipasi arus balik kemungkinan setelah libur tahun baru sekitar 2 Januari 2022," terangnya. Pihaknya siap dengan antisipasi dengan hal terburuk serta skema rekayasa lalin yang sudah kita siapkan kita terapkan.

Baca Juga: Libur Natal Dan Tahun Baru Kendaraan Niaga Beroperasi Normal, Simak Tipsnya

Sementara itu, Kasatlantas Polres Semarang AKBP Sigit menuturkan, dari pantauan yang dilakukan, arus lalu lintas dari Semarang menuju Jakarta turun 11%, kemudian arah sebaliknya turun 10%.