Mobil Bakal Dipasok Renault, Nasib Mitsubishi Di Eropa

Mobil Bakal Dipasok Renault, Nasib Mitsubishi di Eropa

KabarOto.com - Mitsubishi Motors ternyata benar-benar membekukan semua pengembangan mobil yang berkenaan dengan kendaraan baru untuk para konsumen di Eropa.

Memang keputusan tersebut sebelumnya sudah di nyatakan bulan Juli 2020 dalam rencana bisnis jangka menengah Mitsubishi untuk kawasan di Eropa.

Melalui rilis yang kami terima, Mitsubishi Motors dikabarkan untuk beberapa tahun ke depan akan dipasok dua mobil yang sebelumnya sudah diedarkan Groupe Renault.

Baca juga: Tarik Investasi Sektor Otomotif, Menperin Kunjungi Jepang

Cukup disayangkan, padahal Mitsubishi tengah memetik kesuksesan penjualan Mitsubishi Eclipse Cross PHEV, Outlander PHEV, dan produk menarik lainnya. Namun melihat hasil penjualan di Eropa, turun hingga 29.62% akibat efek pandemi Covid-19. Total hanya bukukan 101.824 unit.

Padahal dua tahun sebelumnya Mitsubishi kantongi peningkatan penjualan yang sangat agresif. Tahun 2018 penjualannya 138.936 unit dan tahun 2019 mencapai 144.670 unit.

Takao Kato, CEO Mitsubishi Motors menyatakan bahwa Mitsubishi Motors menyambut model OEM Renault untuk pasar Eropa, dan paling penting adalah pelanggan baru.

Fasilitas produksi Renault di Flins

"Mitsubishi Motors telah menerapkan reformasi struktural di Eropa dan keputusan kami untuk membekukan pengembangan mobil baru untuk Pasar Eropa, yang diumumkan pada Juli 2020 dalam rencana bisnis jangka menengah kami, tetap ada," jelas Takao Kato.

Dirinya menambahkan, perjanjian pasokan OEM akan memberi solusi untuk menawarkan produk baru yang dikembangkan dan diproduksi di Eropa - di samping bisnis purnajual yang sedang berlangsung.

Baca juga: Toyota GR Super Sport Bakal Diproduksi Massal?

Mitsubishi memang terbilang pasrah, sebab 15% sahamnya paling besar dimiliki Renault. Sehingga ini juga sebagai proteksi terhadap para pekerja di Prancis, apalagi fasilitas produksi Renault di Flins mulai tahun ini hingga 2024 berharap bisa menyerap 3.000 tenaga kerja. Sedianya dua mobil dari Renault yang sebelumnya sudah dipasarkan akan diperkenalkan tahun 2023.

Efek tak ada produk-produk yang benar-benar baru lansiran Mitsubishi, pastinya membuat para diler di Eropa terutama di Inggris mulai merapikan tempat dan kemungkinan menutupnya atau hanya bertahan ladeni 400 ribu unit untuk perawatan berkala. Sebab mobil Mitsubishi yang dipasok oleh Renault tak akan menyediakan setir kanan. Nasib.