Modifikasi BMW M3 Di Tangerang Ini Simpel Namun Berkelas

Modifikasi BMW M3 di Tangerang Ini Simpel Namun Berkelas Foto: Faringga Togar

KabarOto.com - Berbicara Mobil BMW E46, tipe coupe atau 4 pintunya saja bisa dibilang relatif jarang sekali terlihat, apalagi 'unicorn' ini rupanya versi performance dari BMW yakni M3.

Bentuknya memang sekilas terlihat seperti sedan E46 dengan convertible / soft top yang dapat dibuka. Namun detail lainnya seperti fender fin, big brake, dan ciri khas lainnya mengindikasikan bahwa mobil berwarna silver grey metallic ini merupakan kasta tertinggi di silsilah keluarganya, yakni M Series, atau yang biasa dikenal dengan BMW M3.

Sang owner yang punya inisial HH memang tak sembarangan dalam hal dress-up mobilnya ini. Sedikit saja salah langkah modifikasi, bisa merusak estetika mobil pabrikan Bavaria ini.

Baca Juga: BMW Z3 Ini Hasil Karya Modifikasi Planet Bekasi

“Saya enggan pasang parts terlalu ramai dan tidak fungsional, cukup menekankan tema modifikasi yang simple untuk mengangkat keanggunan serta sisi sporty dari mobil ini saya rasa sudah cukup,” buka sang kolektor die-cast tersebut.

Bisa terlihat jelas bahwa tubuh molek E46 M3 ini dikelilingi dengan lips bermaterial carbon fiber. Hal ini dilakukan untuk mendongkrak tampilan mobil agar lebih sporty meskipun bumper dan side skirt milik M3 memang terlihat sudah eksklusif.

Ciri khas lain dari tipe E46 M3 adalah quad barrel pada bagian muffler tip, meski demikian, pekerja swasta tersebut tak menyebutkan tipe dari exhaust system yang digunakan pada mobilnya. Yang jelas, suara yang dihasilkan dari mesin S54B32 6 silinder segaris berkapasitas 3.200 cc, memekakkan telinga.

Baca Juga: BMW 320i (E36) 2004 – Transplantasi Jantung BMW M3

Transmisi Drivelogic SMG-II dengan 6 percepatan membuat akselerasi makin responsif, aksesori sekadar Simota Air Box yang memperlancar aliran serta volume udara yang masuk ke ruang bakar agar pembarakan dalam combustion chamber makin optimal.

Mobil berkelas dengan pelek standar memang bagai model berjalan di catwalk tanpa stiletto. Untuk mengatasinya, pria 43 tahun itu menjatuhkan pilihan pada merk BBS tipe LM Diamond Black yang lebih mengarah ke aksen sporty dengan diameter pelek 20 inci.

“Saya suka dengan konsep demikian karena menurut saya setup seperti ini lebih long lasting ketimbang style modifikasi yang neko-neko,” ujarnya.

Benar saja, pelek tersebut secara spontan dapat membuat ‘silau’ dengan model dish-nya yang catchy dipadu gap antara fender dan ban mobil yang terlihat proper.

“Penginnya nanti pasang KW Suspension tipe coilover biar makin enak dilihat, sama big brake kit dari AP Racing untuk improvement di pengereman sekaligus estetika,” beber pria penghobi modifikasi tersebut.

“Ini merupakan salah satu mobil yang masuk dalam dream car list saya sejak bertahun-tahun lamanya, akhirnya beberapa tahun belakangan ini terwujud juga,” tutupnya.

Spesifikasi

Mesin
Air Box Simota

Kaki-kaki
Velg BBS LM Diamond Black 20”

Eksterior
Lips carbon fiber