Modifikasi Yamaha XSR 155 Katros Garage, Sentuhan Sederhana Hasil Maksimal

 Modifikasi Yamaha XSR 155 Katros Garage, Sentuhan Sederhana Hasil Maksimal Yamaha XSR 155 Katros Garage (foto: Edo/KG)

KabarOto.com - Ajang modifikasi CustoMaxi x Yamaha Heritage Built, kembali digelar pada akhir pekan lalu di Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 45 motor dari ratusan pendaftar di region Jabodetabek, memeriahkan gelaran yang saat ini telah memasuki tahap semifinal tersebut.

Dari puluhan motor yang turut serta, ada satu yang menarik perhatian KabarOto. Yakni, Yamaha XSR 155 yang telah mengalami sentuhan modifikasi oleh Katros Garage. Modifikasi yang dilakukan sebenarnya cukup simple, namun hasilnya bisa tampil maksimal dan mampu menyaingi peserta lain.

Baca Juga: Percaya Gak Kalo Ini Yamaha NMax?

Menariknya, komponen modifikasi yang disematkan pada produk terbaru Yamaha itu, merupakan hasil kreasi Katros Garage sendiri, yang digawangi oleh pria bernama Andi, atau yang akrab disapa Atenx.

"Konsepnya menunjukan sesuatu hal yang baru, kalau ikut kontes modifikasi. Harusnya tidak hanya mengandalkan part aftermarket yang mereka tinggal beli saja," ujar Atenx kepada KabarOto.

Flat Tracker Yamaha XSR 155
Ciri khas flat tracker kental terasa

Lebih lanjut pria ramah itu mengatakan, bahwa Yamaha XSR155 yang dimodifikasi tersebut, sekaligus menghapus stigma bahwa merek komponen aftermarket buatan merek luar negeri, selalu lebih bagus.

Biasanya kalau lagi kontes modifikasi, para peserta rata-rata selalu mengedepankan brand luar. "Adanya ini kita seakan nunjukkin bahwa brand lokal juga gak kalah bagus," jelas Atenx.

Yamaha XSR 155
Bodi samping berbahan pelat

Menariknya, bila ada sobat KabarOto yang berminat memodifikasi XSR 155 seperti garapan Katros Garage, bisa dilakukan, karena komponen tersebut akan diproduksi masal dengan merek Custom Kit.

Lantas, apa saja ubahan yang dilakukan? "Pertama setang diganti yang posisinya lebih tinggi, supaya posisi duduknya lebih nyaman. Lebih tinggi 2 cm karena kalo lebih tinggi lagi, kabel2nya juga gak sampai. Lalu, lampu sein kita ganti LED," tutur Atenx.

Upside Down Vixion R
Upside down standar berpadu dengan teromol Vixion R

Ubahan selanjutnya terletak pada bagian spakbor depan, wind shield, cover bodi samping, air scoop dan cover mesin bagian bawah.

"Semuanya dikerjakan sendiri dengan menggunakan material pelat," ujar pria yang bermarkas di bilangan Ciputat, Tangerang Selatan tersebut.

Bagian kaki-kaki, menjadi salah satu daya tarik motor ini selain paduan warna bodi dan grafisnya yang menggoda. Ukuran ban merek Shinko yang digunakan cukup besar.

Knalpot by Custom Kit
Knalpot by Custom Kit

Yakni 130/80-17 di depan yang dipadu pelek jari-jari lebar 3,5 inci dan ukuran 150/70-17 yang dibalut pelek jari-jari lebar 4,5 inci di belakang.

Selanjutnya, bagian jok masih mengandalkan bentuk aslinya, namun Atenx hanya mengubah lapisan kulitnya sehingga tampak lebih berkarakter dan mewah. Lantas, berapa biaya yang dibutuhkan untuk memodifikasi seperti ini?

Baca Juga: Punya 4 Roda, Nyetir Qooder Pakai SIM Apa?

"Kalau ada konsumen yang ingin motornya dimodifikasi persis seperti ini, biasanya sekitar Rp 13 juta," kata Atenx. Namun biaya itu bisa lebih murah, bila ban yang digunakan adalah merek lokal seperti Corsa.

Air Scoop
Air scoop berbentuk menarik

"Biayanya bisa berkurang hingga Rp 5 juta. Artinya biasanya modifikasinya hanya sebesar Rp 8 juta," ungkap Atenx. Ke depan, selain membuat model modifikasi flat tracker, ia juga ingin membuat model lainnya, seperti Cafe Racer. Gimana sobat KabarOto, tertarik memodifikasi seperti ini?

Data modifikasi:

- Pelek Sprint XP 17 x 3.50 (depan)

- Pelek Sprint XP 17 x 4.50 (belakang)

- Ban Shinko 130/80-17 (depan)

- Ban Shinko 150/70-17 (belakang)

- Tromol Yamaha Vixion R

- Jok retrim

- Spakbor depan, air scoop, cover engine, wind shield, cover side body, knalpot custom by Custom Kit

- Lampu sein LED