Monarch Luncurkan MK-V, Traktor Listrik Komersial Pertama

Monarch Luncurkan MK-V, Traktor Listrik Komersial Pertama Foto: Monarch Tractor

KabarOto.com - Kendaraan listrik kini tidak hanya bus atau truk, mulai merambah pasar traktor. Monarch MK-V hadir sebagai traktor komersial pertama yang menggunakan unit daya listrik, dan sudah mulai dikirimkan kepada konsumennya.

Peluncuran MK-V mengikuti uji coba yang sukses pada tahun 2021 di Kebun Anggur Wente di kandang perusahaan di Livermore, California. Dan yang menjadi konsumen pertamanya adalah Constellation Brands, salah satu produsen anggur, minuman beralkohol, dan bir terkemuka di dunia, telah bermitra dengan Monarch dengan membeli enam unit pertama traktor Founder Series MK-V.

MK-V adalah 100 persen listrik dan memiliki emisi knalpot nol. Ini juga berfungsi sebagai alat elektrifikasi 3-in-1, beroperasi sebagai traktor atau kendaraan utilitas selama operasi, serta generator listrik yang kuat di lapangan.

Baca juga: Profil Hino Dutro 300 Series

Traktor listrik Monarch telah dikembangkan untuk membantu dekarbonisasi operasi pertanian, dengan perusahaan mengatakan bahwa mengganti traktor diesel yang sebanding dengan salah satu modelnya setara dengan menghilangkan 14 kendaraan penumpang bermesin pembakaran dari jalan.

Penggerak listrik Monarch mampu memberikan daya kontinu 40 dk dan daya puncak durasi pendek hingga 75 dk dalam tapak kecil untuk penggunaan multiguna. MK-V dapat berfungsi sebagai traktor pertanian atau kendaraan utilitas umum, dilengkapi 9 gigi maju dan tiga gigi mundur, dengan kontrol kopling, dan paket baterai diperkirakan memiliki waktu pengoperasian 14 jam, tergantung pada kondisi pertanian dan cara penggunaannya.

MK-V memiliki bobot dasar 2.360 kg, kapasitas penarik 2.500 kg, kapasitas angkat halangan 750 kg, dan radius putar kurang dari 2,9 m. Wi-Fi dual-band dan modul konektivitas 4G sudah tersedia sebagai standar, ditambah radio LoRa, dan pembaruan perangkat lunak over-the-air didukung untuk menjaga sistem tetap mutakhir.

Monarch menggunakan teknologi perangkat keras dan perangkat lunak otonom dan robotika terbaru, termasuk platform AI Nvidia Jetson edge, untuk menyediakan operasi bantuan pengemudi dan opsional pengemudi. Monarch MK-V dapat melakukan tugas yang telah diprogram sebelumnya tanpa driver, atau operator dapat menggunakan fitur otomasi interaktif Monarch termasuk mode Shadow agar Traktor Monarch mengikuti pekerja di tempat kerja.

Baca juga: Caterpillar Meluncurkan Prototipe Truk Pertambangan 793 Bertenaga Listrik

Praveen Penmetsa selaku co-founder & CEO, Monarch Tractor mengatakan bahwa ini adalah hari yang penting bagi Monarch Tractor yang telah dibuat selama bertahun-tahun. “Tim kami telah bekerja tanpa lelah dan tanpa henti dengan misi membuat pertanian lebih menguntungkan dan berkelanjutan. Kami bangga melihat komitmen kami terhadap inovasi teknologi dan solusi berkelanjutan berpuncak pada merayakan traktor pertama kami dari jalur produksi, yang, dapat saya tambahkan, ditenagai oleh energi terbarukan,” ujarnya.

Sistem traktor juga dapat mengumpulkan dan menganalisis data tanaman harian untuk penyesuaian penerapan waktu nyata, perkiraan hasil jangka panjang, tahap pertumbuhan saat ini, dan metrik kesehatan tanaman/tanaman lainnya.

Termasuk pencegahan tabrakan, ini akan berhenti sepenuhnya jika seseorang terdeteksi dalam jarak 1,5 m dari kendaraan, dan akan secara otomatis mematikan sistem jika anggota tubuh manusia terdeteksi dalam jarak 0,3 m dari kendaraan.

Monarch untuk MK-V harga mulai dari US$68.000 atau setara Rp 1,045 miliar.

Berita Terkait

Berita Terkait