MotoGP 2026 Mandalika, Targetkan Rp5 Triliun 145 Ribu Penonton

1 jam, 24 menit lalu
MotoGP 2026 Mandalika, Targetkan Rp5 Triliun 145 Ribu Penonton

Foto: KabarOto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Kurang dari sebulan menjelang MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Mandalika International Circuit di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, kembali bersiap menyambut para pembalap dan tim pada 9-11 Oktober mendatang. Penyelenggara membidik dampak ekonomi sedikitnya Rp 5 triliun dengan target 145 ribu penonton.

Besarnya target tersebut ikut menempatkan kesiapan sirkuit sebagai salah satu pekerjaan penting menjelang balapan. Namun, bagi Mandalika Grand Prix Association (MGPA), sebagai pengelola sirkuit, pekerjaan itu tidak hanya dilakukan ketika sebuah ajang besar akan berlangsung.

Di MotoGP, detail kecil bisa menjadi bagian dari keselamatan. Karena itu, standar yang ditetapkan FIM harus kami jaga secara konsisten, bukan hanya saat balapan. Mulai dari kondisi lintasan dan run-off area hingga perangkat keselamatan dan kesiapan operasional, semuanya harus dipastikan dalam kondisi terbaik,

ujar Direktur Operasional MGPA Donny Mahardjono.

Baca juga:

Ala Mobil Balap Formula, Intip GAC Wind Tunnel Laboratory

Perawatan Berjalan

MGPA mencatat sirkuit sepanjang 4,3 kilometer dengan 17 tikungan itu digunakan untuk berbagai kegiatan selama 270 hari sepanjang 2025. Selain MotoGP, Mandalika menjadi lokasi Asia Road Racing Championship, sejumlah ajang motorsport nasional, hingga berbagai aktivitas lainnya.

Padatnya penggunaan tersebut membuat pekerjaan pemeliharaan berlangsung hampir sepanjang tahun. Artinya, memastikan lintasan, kendaraan operasional, perangkat keselamatan, hingga fasilitas pendukung tetap siap bukan pekerjaan yang baru dimulai beberapa pekan menjelang MotoGP.

Sebagai pengelola sirkuit, kesiapan tidak hanya dibutuhkan ketika event berlangsung, tetapi juga dalam proses persiapan dan pemeliharaan sehari-hari,

kata Donny.

Di balik aktivitas itu terdapat berbagai pekerjaan teknis yang jarang terlihat penonton. Mulai dari pemeriksaan kendaraan dan komponen, perawatan peralatan, hingga pemeliharaan area kerja. Sejumlah inspeksi bahkan membutuhkan perangkat khusus untuk memeriksa bagian yang sulit dilihat secara langsung.

Dengan aktivitas mencapai 270 hari dalam setahun, kesiapan Mandalika pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh pekerjaan menjelang balapan besar. Sebagian besar justru dibangun lewat inspeksi dan pemeliharaan rutin ketika tribun kosong dan tidak ada sorotan kamera di lintasan.

Baca Juga: Sengit, Kyle Wyman dan James Rispoli Balap Bagger World Cup 2026

Operasional Mandalika

Dalam pekerjaan sehari-hari, teknisi membutuhkan peralatan untuk perawatan dan perbaikan kendaraan, pemeriksaan komponen, hingga pemeliharaan area kerja. Beberapa pekerjaan juga memerlukan perangkat inspeksi untuk membantu melihat kondisi bagian kendaraan yang sulit dijangkau atau tidak terlihat dari luar.

Menurut Donny, pemilihan peralatan menjadi penting karena pekerjaan di lingkungan sirkuit tidak hanya menuntut ketepatan, tetapi juga berkaitan dengan keselamatan teknisi.

Dukungan peralatan dengan teknologi terkini yang sesuai membantu tim kami menjalankan berbagai pekerjaan teknis dan pemeliharaan secara lebih aman,

pungkas Donny.

Bagi Mandalika, kebutuhan itu akan kembali diuji ketika MotoGP berlangsung pada Oktober mendatang. Namun, dengan kalender penggunaan sirkuit yang mencapai 270 hari dalam setahun, sebagian besar pekerjaan untuk memastikan lintasan dan fasilitas tetap siap justru berlangsung jauh sebelum lampu start menyala.

Tags:

#MotoGP 2026 #Tiket MotoGP Mandalika 2025 #MotoGP Mandalika #Sirkuit Mandalika
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Kipli

Hobinya di ranah otomotif terutama bidang modifikasi dan olahraga balap roda 2 dan 4, menuntunnya selepas pensiun di dunia tersebut menjadi jurnalis di kabaroto.com
Show More

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan