New Suzuki Carry Pikap Kian Tingkatkan Market Share

New Suzuki Carry Pikap Kian Tingkatkan Market Share Suzuki Carry Pikap


KabarOto.com - Setelah hampir 9 bulan terpuruk, kini industri otomotif sudah mulai bangkit. Penjualan akhir tahun 2020 sudah mulai meningkat secara perlahan, namun perbandingannya masih jauh dari tahun 2019 lalu. Gabungan Industri Kendaraan bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, bulan November lalu kenaikan wholesales sebesar 9,84%.

Angka yang disebutkan tersebut, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memberikan kontribusi dengan peningkatan wholesales hingga 60% dan retail sales 27%. Pencapaian ini membawa pabrikan berlambang S menguasai 15,3% pangsa pasar wholesales dan 12,9% pada pangsa pasar retail sales pada November lalu.

Baca Juga: Suzuki Ertiga Mulai Diekspor Melalui Pelabuhan Patimban

Suzuki Ertiga

"Penjualan kami naik cukup signifikan," terang Donny Saputra, 4W Marketing Director PT SIS. Dia berharap, meningkatnya angka penjualan ini bisa menjadi tahap pemulihan dan bahkan terus membaik. "Semoga pasar otomotif kembali terstimulus dan pulih,” terangnya, Selasa kemarin (22/12).

Pangsa pasar Suzuki seperti disebutkan di atas mengalami kenaikkan mencapai 12,9%. Dibanding dengan periode yang sama tahun 2019, pencapaian pangsa pasar ini tumbuh 2,7% baik dari wholesales juga retail sales. Tahun 2019, Suzuki menguasai 9,58% pangsa pasar wholesales dan 9,81% di sisi ritel.

Suzuki XL7 penjualan terbanyak kedua

Dari sekian banyak produk yang ada, New Carry pikap masih mendominasi penjualan, berkontribusi 67,7% terhadap wholesales dan 62,5% terhadap ritel nasional Suzuki. produk selanjutnya yaitu XL7 dengan kontribusi 12% untuk wholesales dan 13,2% untuk ritel.

Baca Juga: Ekspor Meningkat, Suzuki Buktikan Produk Lokal Diakui Dunia

All New Ertiga berkontribusi 9,3% untuk wholesales dan 11,8% untuk retail sales. Donny menambahkan, dengan adanya peningkatan penjualan pada November lalu, baik dari Suzuki maupun pasar kendaraan roda 4 secara nasional, ada harapan baru untuk industri ini. "Kami harap, pandemik segera berakhir, sehingga semua sektor industri, khususnya otomotif, kembali stabil," terangnya.