Operasi Patuh Candi 2019 Segera Digelar, Hati-hati Penggunaan Lampu Rotator Termasuk Pelanggaran

Operasi Patuh Candi 2019 Segera Digelar, Hati-hati Penggunaan Lampu Rotator Termasuk Pelanggaran Foto: Tribatanews

KabarOto.com - Operasi Patuh Candi 2019 segera digelar Polres Kebumen dalam waktu dekat. Bagi pengguna jalan khususnya yang menggunakan kendaraan pribadi, sebaiknya mulai memperhatikan kelengkapan kendaraan maupun surat-surat. Mulai dari knalpot, lampu, SIM, STNK, dan sebagainya.

Tidak hanya berkaitan dengan kelengkapan, Operasi Patuh Candi 2019 juga melihat dari sisi keselamatan pengendara. Nah, ada delapan pelanggaran prioritas yang akan ditindak tegas dalam operasi ini.

Baca Juga: Bikin Lampu Model Smoke, Tampilan Jadi Keren

Meliputi tidak mengenakan helm saat mengendarai sepeda motor, pengendara masih dibawah umur, berkendara melebihi batas kecepatan, berkendara dalam keadaan mabuk, tidak menggunakan sabuk pengaman, melawan arus lalu lintas, mengoperasikan smartphone ketika berkendara, dan penggunaan lampu rotator tidak semestinya.

Sobat KabarOto perlu tahu bahwa penggunaan lampu rotator tidak untuk kendaraan pribadi. Sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2009 tentag Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pemasangan lampu rotator dan sirine memiliki tujuan.

Baca Juga: Undang-undang Yang Mengatur Penggunaan Lampu Strobo

Pemasangan lampu rotator dan sirine punya tujuan tersendiri, serta diatur Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 134. Kendaraan yang diizinkan menggunakan sirine dan rotator seperti mobil ambulance, pemadam kebakaran, dan mobil polisi.

Melalui Humas Polres Kebumen, Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede menyatakan, operasi akan digelar mulai tanggal 29 Agustus hingga 11 September 2019.

"Operasi Kepolisian ini akan digelar selama 14 hari. Warga dimohon mendukung operasi terpusat ini dengan melengkapi perlengkapan berkendara," jelasnya, Sabtu (24/08).

Baca Juga: Autovision Jual Lampu Mulai Dari Rp 10 Ribu Di Bandara Soekarno-Hatta

Adanya Operasi Patuh Candi diharapkan masyarakat selalu tertib dalam berkendara. Selain itu, kegiatan ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan di wilayah Kebumen. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada sejumlah ruas jalan di Kebumen.

"Mari kita tertib mulai dari diri sendiri. Karena kecelakaan terjadi berawal dari sebuah pelanggaran berlalulintas," pungkasnya.