Pabrik Nissan Di Indonesia Tutup, Produksi Pabrik Thailand Semakin Banyak

Pabrik Nissan di Indonesia Tutup, Produksi Pabrik Thailand Semakin Banyak

KabarOto.com – Setelah menutup pabrik mobilnya di Indonesia, Nissan Motor Co, Ltd fokus pada pabrik Thailand yang akan menjadi basis produksi tunggal untuk pasar ASEAN.

Penutupan pabrik Nissan di Indonesia membuat Thailand percaya diri untuk menjadi pabrik dengan jumlah produksi terbanyak di kawasan ASEAN. Pasalnya, Nissan Kicks e-Power hybrid yang sudah memulai debut globalnya pada Mei lalu akan diproduksi di Thailand dan diekspor ke banyak negara, termasuk Jepang dan Indonesia.

Menteri Perindustrian Thailand, Suriya Jungrungreangkit mengatakan, “Kami akan terus memposisikan diri sebagai basis produksi mobil untuk banyak perusahaan.”

Seperti yang kita ketahui, Indonesia dan Thailand bersaing ketat di industri manufaktur otomotif. Meskipun penjualan domestik hampir mendekati, Thailand unggul jauh dalam hal produksi. Hampir setengah dari mobil yang diproduksi di Thailand di ekspor ke berbagai negara.

Baca Juga : Toyota Urban Cruiser, Crossover Murah Rp160 Juta!

Sebagai perbandingan, melansir data Asean Automotive Federation (AFF) pada periode Januari-Juni 2020, Thailand mencatatkan angka penjualan 328.640 unit. Turun 37,3 persen dibandingkan tahun lalu, yakni 523.770 unit.

Untuk angka produksi, Thailand memproduksi 606.132 unit pada semester pertama tahun 2020. Sedangkan, Indonesia hanya memproduksi sebanyak 369.545 unit.

Pada tahun 2019, Thailand memproduksi dua kali lipat lebih banyak dibandingkan Indonesia dari penjualan domestik. Sedangkan, sisanya di ekspor ke berbagai negara.

Meskipun penjualan domestik hanya mencapai 1 juta unit, namun Thailand memproduksi 2.013.710 unit pada tahun 2019. Sedangkan, Indonesia hanya memproduksi sebanyak 1.286.848 unit pada periode yang sama.