Pemberlakuan PPKM Turun Level, Mitsubishi Optimalkan Layanan Diler

Pemberlakuan PPKM Turun Level,  Mitsubishi Optimalkan Layanan Diler

KabarOto.com - Pemerintah telah mengumumkan bahwa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa - Bali diperpanjang hingga 13 September mendatang.

Selain itu, Pemerintah juga telah memperbarui daftar daerah yang masuk kategori PPKM ke level 3.

Berkaitan dengan kebijakan tersebut, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) merasakan dampak kelonggaran dari kebijakan PPKM level 3.

Baca Juga : Nih, Harga Mitsubishi Xpander Dan Xpander Cross Setelah Dipotong PPnBM 25 Persen

Adam Rahman, DGH After Sales Strategy Group PT MMKSI mengatakan bahwa, "Saat ini informasi yang kami terima di lapangan layanan servis di seluruh diler sudah berjalan optimal.

Dirinya sangat merekomendasikan agar diler berkomunikasi aktif dengan pemerintahan lokal agar operasional diler tidak terganggu dan tidak menyalahi peraturan.

Sementara itu, layanan home service yang dijalankan MMKSI selama pemberlakuan PPKM, ada 950 konsumen yang menggunakan layanan ini pada bulan Juli lalu.

Baca Juga : Penjualan Meningkat, Berikut Produk Mitsubishi Motors Terlaris Bulan Juli

Sebagai informasi layanan home service tersedia di diler Mitsubishi di seluruh indonesia. Konsumen dapat lakukan booking melalui aplikasi MyMItsubihsiID atau menghubungi customer care. Konsumen juga bisa langsung menghubungi diler secara langsung.

Sementara itu, Ronald Reagan, DGH After Sales & CS Operation Group menjelaskan terkait dengan penggunaan MyMItusbishiID sejauh ini mengalami peningkatan baik dari sisi instalasi dari apps maupun penggunaan konsumen, ini inline dengan kebutuhan konsumen di mana digitalisasi jadi prioritas utama di masa pandemi.

"Kami berusaha meningkatkan penggunaan MyMitsubishiID dengan beberapa promosi. Caranya dengan memberikan benefit sepetrti promo jika melakukan pendaftaran servis. Konsumen tinggal download apliaksi dan mendaftarkan nomor kendaraan mereka untuks servis. Ini sangat mudah," pungkas Ronald.