Pemerintah Kirim 5 Unit Mobil Desa AMMDes Untuk Korban Gempa Palu

Pemerintah Kirim 5 Unit Mobil Desa AMMDes Untuk Korban Gempa Palu Salah satu jenis mobil AMMDes (KO)

KabarOto.com - Kementerian Perindustrian berencana menyalurkan lima unit alat mekanis multiguna pedesaan (AMMDes), unit yang ini berfungsi sebagai pengolah air jernih untuk tiga wilayah yang terkena dampak gempa di Provinsi Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu, yakni di Kota Palu (1 unit), Kabupaten Sigi (2 unit), dan Kabupaten Donggala (2 unit).

"Unit AMMDes yang diserahkan diperoleh dari hasil donasi yang dikumpulkan para pegawai di lingkungan Kemenperin. Bantuan ini akan diberikan secara bertahap, semoga dapat bermanfaat dan membantu bagi masyarakat terdampak," kata Airlangga Hartarto selaku Mentri Perindustrian (Menperin) dalam keterangan resminya.

AMMDes dengan fungsi sebagai alat penjernih air

Lebih lanjut menurut Menperin, kebutuhan air bersih sangat penting bagi masyarakat yang terkena dampak bencana karena untuk mendukung berbagai aktivitasnya. "Ini menjadi salah satu program prioritas pascabencana. Apalagi, air sebagai kebutuhan vital," tuturnya.

Selain itu, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin Putu Juli Ardika menambahkan, pihaknya juga tengah menggelar program pelatihan mekanik sepeda motor kepada masyarakat yang terkenda dampak gempa di Sulteng.

Dapat diubah dengan berbagai fungsi

Upaya ini dilakukan guna menciptakan wirausaha baru di sektor reparasi sepeda motor. "Program tersebut juga sejalan dengan keinginan pemerintah untuk terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM), termasuk dalam hal ini adalah peningkatan kemampuan SDM di bidang perbengkelan,” paparnya.

Baca Juga: Ban ATV Accelera Cocok Untuk AMMDes? Ini Jawabannya

Pelatihan mekanik sepeda motor yang merupakan hasil kerja sama Kemenperin dan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) ini, ditargetkan dapat melibatkan 500 peserta.

Saat tampil di gelaran GIIAS tahun lalu

Kategorinya yakni, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebanyak 150 orang, guru SMK (30 orang), pekerja bengkel tradisional (60 orang), dan mekanik binaan anggota AISI (240 orang).

Baca Juga: Melihat AMMDes Lebih Dekat, Mobil Pedesaan Buatan Lokal

Pelatihan tersebut akan dilaksanakan secara bertahap pada 21 Januari - 8 Februari 2019. "Selain itu, kami tengah menyiapkan program pilot project SMK, yang bertujuan membangun satu education center sebagai showcase di salah satu SMK di Sulteng, yang dilengkapi peralatan perbengkelan dan modul pelatihan mekanik sepeda motor sesuai dengan SKKNI dan teknologi terkini," papar Putu.