Penjualan Daihatsu Selalui Di Bawah Toyota, Ini Alasannya

Penjualan Daihatsu Selalui di Bawah Toyota, Ini Alasannya

KabarOto.com - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) selama ini selalu menduduki urutan di bawah PT Toyota Astra Motor (TAM) terkait penjualan unitnya.

Terkait hal tersebut pihak ADM pun mengonfirmasi bahwa mereka akan selalu berada di bawah 'kakaknya'. Namun, Daihatsu menolak kalau hal ini dikatakan skenario. Fenomena ini harus dilihat dari fakta yang terpampang, misalnya dari jumlah line-up.

Baca Juga: Ini Alasan Daihatsu Tak Berikan Diskon Besar-besaran

"Dalam kenyataannya Daihatsu tidak mungkin mendapatkan posisi nomor satu mengingat jaraknya jauh banget," ujar Direktur Marketing ADM Amelia Tjandra.

Menurut data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales Toyota dan Daihatsu di ranking satu serta dua. Masing-masing adalah 78.111 unit dan 49.443 unit, Toyota mengalami penurunan sementara Daihatsu 39 persen, di periode yang sama tahun lalu.

Daihatsu hanya memiliki line up sebanyak 8 kendaraan, sementara Toyota memiliki dua kali lipat. Di mana hal ini mempengaruhi target market masing-masing merek.

"Toyota (target marketnya) sekitar 30 persen, sementara target kita 17 persen. Sampai kapan pun realita ini harus kita terima. Jarak yang begitu besar tidak akan terkejar," tegasnya.

Baca Juga: Meski Bulan Mei Penjualan Toyota Anjlok, Avanza Menjadi Model Terlaris

Amel juga mengingatkan bahwa Daihatsu dan Toyota merupakan satu grup, kolaborasi yang dilakukan bertujuan untuk memaksimalkan performance. Secara brand value, masing-masing merek memiliki konsumennya sendiri. Sehingga, Daihatsu percaya apabila kolaborasi tersebut tidak dilakukan maka keduanya tidak akan maksimal.

"Kami harus memaksimalkan semua performance supaya masing-masing bisa melayani customer dengan baik," tambah Amel.