Penjualan Meningkat 93 Persen, Honda Brio Masih Paling Diminati

Penjualan Meningkat 93 persen, Honda Brio Masih Paling Diminati

KabarOto.com - Beberapa bulan terakhir industri otomotif di Indonesia sempat lesu akibat wabah virus Corona atau Covid-19. Namun, PT Honda Prospect Motor (HPM) membeberkan bahwa sepanjang Juni 2020 penjualan meningkat berbanding bulan sebelumnya.

"Pencapaian penjualan di bulan Juni ini didorong oleh mulai meningkatnya aktivitas masyarakat di sebagian besar wilayah Indonesia dan juga indikator makro ekonomi yang relatif positif saat ini," ujar Yusak Billy Business Innovation and Marketing & Sales Director PT HPM.

Baca Juga: Terlaris Di Kuartal Awal, Diler Honda Di Gading Serpong Beri Diskon Pembelian Honda Brio

Di Indonesia penjualan mobil Honda pada Juni sebanyak 2.488 unit. Jika dibandingkan dengan Mei, angka ini menunjukkan peningkatan sebanyak 93 persen.

Kontribusi terbesar dari penjualan di Juni berasal dari Honda Brio sebanyak 1.314 unit. Mobil hatchback ini memberikan kontribusi sebesar 52 persen dari total penjualan lini kendaraan Honda.

Selanjutnya, menyusul Honda HR-V yang terjual sebanyak 343 unit, Honda Jazz 293 unit, Honda CR-V sebanyak 192 unit dan Honda Mobilio sebesar 164 unit.

Tak hanya itu, lini kendaraan lainnya seperti BR-V terjual 66 unit dan Honda Civic Hatchback 52 unit. Sementara untuk sedan, ada Honda Civic Sedan sebanyak 26 unit, disusul Honda Accord sebanyak 20 unit, Honda City sebanyak 14 unit, dan Honda Odyssey sebanyak 4 unit.

Baca Juga: Mau Jadi Juara Honda Racing Simulator Championship, Ini Rahasianya

Kontribusi besar juga datang dari mobil LCGC yang didukung oleh lembaga pembiayaan, dimana saat ini sudah lebih meringankan transaksi kredit.

"Meskipun kondisi saat ini masih belum sepenuhnya stabil, kami optimis pencapaian di bulan Juni akanvmenjadi awal yang baik untuk mulainya pemulihan pasar otomotif di Indonesia," tambahnya.

Honda saat ini juga memberikan kemudahan untuk konsumen yang ingin membeli kendaraan, khususnya melalui program online. Sampai Juni kemarin, tercatat lebih dari 50 persen dari total pembelian datang melalui online.