Penjualan Suzuki Carry Terus Meningkat, Dominasi Segmen Pikap

Penjualan Suzuki Carry Terus Meningkat, Dominasi Segmen Pikap New Suzuki Carry Pikap

KabarOto.com - Suzuki Carry Pikap, merupakan kendaraan di segmen komersial yang cukup diminati masyarakat Indonesia. Terutama pelaku bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Selain itu, juga dijadikan kendaraan pengangkut hasil pertanian dan perkebunan.

Mobil ini dinilai cukup tangguh di berbagai medan jalan. Selain itu, kapasitas baknya juga cukup luas, dibanding dengan kompetitornya.

Baca Juga: Mobil Suzuki Buatan Lokal Laris Manis, Carry Pikap Mendominasi

Pada tahun 2019, Suzuki menghadirkan kendaraan ini, menjadi lebih baru, flat deck dan bak lebar (wide deck) dibuat untuk menyesuaikan kebutuhan pasar. Saat itu, penjualan mobil ini cukup laris, hampir di seluruh daerah Indonesia, jalan-jalan raya ada mobil ini. Diminatinya Carry Pikap, membuat kendaraan ini menjadi tulang punggung penjualan Suzuki pada tahun 2019 sampai 2020.

Suzuki Carry Pikap bisa diandalkan di semua kondisi jalan

Sukma Dewi, Assistant to Department Head Salews 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dalam jumpa pers virtual beberapa waktu lalu mengatakan, Suzuki Carry berhasil diterima masyarakat Indonesia. Penjualan tahun 2019 meraih pangsa pasar 56,8%. Sepanjang 2020, wholesales New Carry Pick Up sebesar 57,6% sementara retail sales berkontribusi 57,9% terhadap penjualan nasional Suzuki.

Bahkan dia menjelaskan, saat pandemik Covid-19 tahun 2020, New Carry membantu usaha kecil dan menengah, membuat mobil ini market share penjualan nasional mencapai 60,9% di segmennya.

Hadirnya New Carry Pikap, ditambah blind van juga mini bus, Suzuki yakin market share tahun ini bisa lebih tinggi dari tahun lalu. Hal itu, didukung juga dengan ekspektasi pasar terhadap tren pemulihan ekonomi, cenderung positif. Gaikindo pun meramalkan, penjualan kendaraan roda empat di Indonesia di tahun ini mencapai 750.000 unit.

Suzuki Carry Minibus

"Kami lihat ada peningkatan 4,2% dari 2019 ke 2020, minimal growth sama dengan tahun lalu. Target 65% market share," jelas Dewi. Sementara itu, Hideaki Tokuda Managing Director 4W & Marketing PT SIS mengatakan, Tahun 2021 ini merupakan tantangan bagi pabrikan berlambang huruf S, karena pandemik yang terjadi sejak tahun 2020 belum juga selesai.

Meski dari tahun 2019 sampai 2020 mereka bisa meraih kenaikan market share hingga 12,5%, namun dari sisi volume penjualan belum bisa menyamai ke kondisi sebelum Covid-19. "Secara unit turun besar. Belum bisa menyamai sebelum bencana corona," terangnya.

Baca Juga: Suzuki Perpanjang Program Tukar Tambah Mobil

Dia pun berharap, tahun 2021 pandemi Covid-19 bisa berlalu, kondisi bisa kembali ke normal. "Bisa sampai total market dikembalikan ke sebelum Corona dan kita jaga market share menjadi 13%. Ini tantangan kita di 2021," tegasnya.