Penjualan Terus Menurun, Honda Hentikan Produksi Motor Bebek Blade

Penjualan Terus Menurun, Honda Hentikan Produksi Motor Bebek Blade

KabarOto.com - Honda Blade, motor bebek yang sudah 10 tahun mendapat kepercayaan konsumen Indonesia di hentikan produksinya. Penghentian produksi yang dilakukan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) karena penjualannya terus menurun. Thomas Wijaya, Direktur Pemasaran PT AHM mengatakan, penyebab lainnya karena konsumen saat ini lebih memilih motor matik.

"Penjualan Blade kecil, tahun 2018 kemarin hanya terjual 1.000 unit. Maklum, saat ini konsumen beralih ke motor matik," papar Thomas di Kemayoran beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Ini Tanggapan Honda Soal Motor Masuk Tol

Dia juga menambahkan, varian motor bebek di Indonesia secara makro terus menurun. Berdasarkan data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) penjualan motor bebek tahun 2018 hanya sekitar 7,9%, turun 8,4% dari tahun 2017 lalu.

Penjualan Blade kecil, tahun 2018 kemarin hanya terjual 1.000 unit.

Thomas menambahkan, tahun 2018, total penjualan motor 6.383.111 unit, naik 8,4 persen dari tahun 2017 yang mencapai 5.886.103. "Dari jumlah tersebut, sekitar 84,6 persennya dari varian skuter matik. Sementara sisanya dari motor bebek dan bigbike (premium).

Sementara itu, Deputy Head of Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin mengatakan, penurunan penjualan bebek karena ada pergeseran konsumen dan tren, sehingga produksi blade tidak dilanjutkan lagi. "Kami harap konsumen bisa beralih ke berbagai produk line up yang kami tawarkan," papar Muhib.

Baca Juga: Biaya Sewa Honda PCX Electric, Bisa Beli Dua Motor

Saat ditanya bagaimana dengan Supra X 125, Supra GTR 150 dan Revo, Muhib mengatakan jika produk lain tetap produksi. "Yang lain tidak masalah, tetap produksi," jelasnya. Dia juga mengatakan konsumen Blade tidak perlu khawatir dengan onderdil, AHM sudah siapkan sampai tujuuh tahun kedepan.