Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Perhatikan Ini Sebelum Kendarai Motor Trail di Jalur Off-road

Rabu, 23 Agustus 2023
Perhatikan Ini Sebelum Kendarai Motor Trail di Jalur Off-road

Tidak mudah kendarai motor trail di jalur off-road, ada beberapa hal yang harus diperhatikan (Foto: Yamaha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Menggunakan mnotor trail di berbagai medan, mulai dari bebatuan, pasir dan perkebunan menjadi rutinitas menyenangkan dan mulai banyak dilakukan oleh pengguna motor. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum mengendarai motor trail ini di jalur off-road.

William Saputra selaku Manager Promosi PT Surya Timur Sakti Jatim (Yamaha STSJ) Yamaha STSJ berbagi tips cara berkendara motor off road yang tepat, saat melintas jalanan berpasir, persiapan, riding position, sampai cara mengendarai motor. Berikut 6 tips aman kendarai motor di jaluroff-road:

Baca Juga: Yamaha Tak Mau Tergesa-gesa Jual Motor Listrik E01, Masih Studi

Cek Kondisi Motor

Sebelum memulai kegiatan, pertama memastikan keadaan motor dalam kondisi prima. Seperti komponen ban, pastikan kembangannya masih tebal dan jika perlu kurangi tekanan angin untuk meningkatkan cengkeraman ke permukaan jalan yang berpasir.

Terabasan menggunakan Yamaha WR 155 R (Foto: Yamaha)

Selain itu, kampas kopling, kampas rem dan juga suspensi, karena komponen itu memiliki peran penting dan bekerja lebih keras saat motor sedang terabasan.

Postur Berkendara

Berkendara di medan off road seperti pasir, tentunya berbeda dengan jalan aspal sehingga perlu pemahaman soal postur berkendara yang benar.

Saat melintasi jalan berpasir yang bergelombang, posisi berkendara yang baik adalah berdiri dari jok dan kedua kaki menjepit motor dengan kuat (knee grip) untuk menjaga stabilitas. Kedua tangan pun harus rileks saat memegang stang kemudi agar mudah mengkontrol motor.

Menggunakan motor trail di pasir Bromo (Foto: Yamaha)

Perhatikan Kecepatan

Ketika berada di jalan berpasir, usahakan agar bukaan gas tetap konstan dan stabil guna mencegah ban ambles. Apabila berada dalam kondisi ban yang terjebak di pasir, tambah bukaan gas sehingga ban tidak tertimbun pasir dan dapat berjalan seperti biasa.

Perhatikan Pengereman

Hindari melakukan pengereman secara mendadak atau hard braking saat melintas di jalanan pasir karena dapat menyebabkan ban mudah selip dan ambles.

Jika ingin mengurangi kecepatan sebaiknya dilakukan dengan menutup gas terlebih dahulu. Jika dirasa masih kurang, tambah lagi dengan pengereman ban belakang dan depan secara halus atau perlahan.

Jaga Jarak Aman

Poin penting lainnya saat melakukan terabas di jalur berpasir seperti Bromo adalah dengan menjaga jarak dengan pengendara lainnya. Karena jika terlalu dekat, jarak pandang dapat berkurang akibat debu yang berterbangan di udara. Selain itu, menjaga jarak aman juga bisa meminimalisir risiko kecelakaan beruntun akibat menabrak kendaraan yang ada di depan.

Baca Juga: Komunitas Yamaha Di Lombok Menjajal Sirkuit Mandalika Gunakan Motor Kesayangan

Fokus dan Tenang

Tiap pengendara sepeda motor wajib untuk menjaga fokus dan ketenangan selama berkendara. Sering kali pengendara yang tidak fokus dan panik dapat menyebabkan kecelakaan yang lebih fatal. Hal ini juga berlaku bagi pengendara off road maupun on road.

Tags:

#Yamaha WR 155 R #Test Ride Yamaha Grand Filano #PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bimo Hariyadi

Lulusan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta yang memiliki pengalaman di bidang jurnalistik. Karier dimulai sebagai jurnalis dengan fokus pada peliputan, riset, verifikasi data, serta penyusunan berita yang akurat, berimbang, dan sesuai kaidah jurnalistik. Saat ini aktif sebagai penulis otomotif, menghasilkan berbagai artikel, ulasan kendaraan, berita industri, serta konten informatif yang mengedepankan akurasi data dan kemudahan dipahami oleh pembaca. Pengalaman di dunia jurnalistik menjadi fondasi dalam menyajikan informasi yang kredibel dan relevan. Menguasai pengelolaan media sosial, mulai dari perencanaan konten, penulisan caption, hingga penyesuaian strategi komunikasi di berbagai platform digital. Kemampuan itu didukung oleh pemahaman terhadap tren media digital dan kebutuhan audiens, sehingga mampu menghasilkan konten yang informatif, menarik, dan memiliki nilai kuat.
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan