3 Komponen Penting Yang Wajib Diperhatikan Untuk Mesin Bore-up

3 Komponen Penting yang Wajib Diperhatikan untuk Mesin Bore-up Pengecekkan busi (Dok. Kabaroto)

Kabaroto.com - Tak jarang, bikers yang nekat melakukan perjalanan jauh dengan menggunakan motor yang mesinnya sudah di-upgrade dengan cara bore-up. Nah, buat sobat kabaroto yang melakukan perjalanan jauh menggunakan motor bore up, kalian harus rajin mengecek beberapa komponen penting ini.

Dimulai dari karburator, busi, hingga volume oli mesin. Ini wajib dilakukan biar kondisi motor selalu fit sepanjang perjalanan.

BACA :

Beberapa kompenen penting yang harus diperhatikan, seperti:

  • OLI

Kita ambil contoh, misalkan menggunakan Yamaha Mio spek 58-an (piston 58 mm), atau sudah bore up jadi 150 cc. Oli motor bore up, biasanya mudah menguap. Apalagi pemilihan liner-nya sembarangan, akan menghasilkan panas berlebih dan oli akan berkurang lumayan banyak.

Bisa menambahkan oli, tapi baiknya sebelum dan sesudah oli harus diganti agar performa selalu terjaga. Usahakan kompresi jangan terlalu tinggi, maksimal 11 : 1 saja, agar enggak mudah panas.

  • BUSI

Kalau sudah bore up, baiknya menggunakan busi iridium.

Pasalnya, bila pakai busi standar akan ada gejala pembuangan yang tidak baik, lantaran pembakaran kurang sempurna akibat busi tidak tahan panas. Kalau pakai busi iridium misal NGK Iridium, sobat kabaroto bisa tenang.

Sebab, pihak NGK bilang kalau busi Iridum ini bisa kuat hingga 20.000 km dan tahan temperatur tinggi.

Tetapi, tetap harus cek kondisi busi. Bila businya tampak hitam (basah) atau putih (kering), hati-hati ini tidak baik. Usahakan pembakaran di busi merah, namun sedikit hitam, pertanda pembakaran dibikin agak basah. Tujuannya, biar mesin gak mudah panas. Kalau percikan api di busi mulai kabur, lebih baik sobat kabaroto diganti businya.

  • KARBURATOR

Sebaiknya, kalau sudah ganti karburator ukuran gede, usahakan box filter dan filter udara standar masih digunakan.Sementara untuk mudik, jangan pakai yang model open filter. Soalnya, kotoran bisa mudah masuk ke karbu dan bikin motor jadi mbrebet dan liner bisa baret.

Sedangkan untuk perawatan karburator, sobat kabaroto cukup bersihkan pilot jet dan main jet, serta komponen di dalam karburator. Bisa menggunakan karburator cleaner atau cukup dengan bensin. Dijamin gejala mbrebet bisa diminimalisir.

Ingat, lakukanlah pengecekan karbu minimal seminggu sebelum perjalan jauh, jangan pas mepet-mepet untuk menghindari kesalahan saat setting.

Berita Terkait

Berita Terkait