Perjalanan Max Verstappen Meraih Titel Juara Dunia 2022

Perjalanan Max Verstappen Meraih Titel Juara Dunia 2022 Foto: Formula 1

KabarOto.com - Max Verstappen (Red Bull Racing) untuk kedua kalinya meraih gelar juara dunia pembalap Formula 1 pada musim 2022, setelah sebelumnya pada 2021 secara dramatis meraih gelar juara dunia pertamanya. Tapi tahukan anda, jika awal musim 2022 ini, Verstappen tampil meragukan.

Verstappen berlaga di musim 2022 ini penuh percaya diri, ia menggunakan nomor 1 di mobilnya. Pembalap sebelumnya yang memakai nomor 1 pada mobilnya adalah Sebastian Vettel pada musim 2014. Vettel kala itu juga membela tim Red Bull Racing - Renault, ia menjadi juara dunia kali keempat beruntun pada 2013.

Menarik disimak adalah kiprah Verstappen musim 2022 ini meraih gelar juara dunia F1 kedua kalinya. Seperti apa, simak rangkumannya.

Baca juga: McLaren Dan Red Bull Racing Berjudi Untuk Musim 2022, Mengadopsi Suspensi Pull-Rod

Scuderia Ferrari jadi lawan berat Red Bull Racing musim 2022

Bahrain (18-20 Maret), Sirkuit Internasional Bahrain

Musim 2022 mulai dengan regulasi baru, ban baru dan desain mobil baru. Red Bull Racing sangat berharap akan sukses di seri perdana, namun mimpi buruk terjadi dengan kedua pembalap Red Bull Racing gagal menyelesaikan lomba.

Red Bull sRacing tengah mencoba meraih poin di awal musim, dengan di Sirkuit Internasional Bahrain menjadi balapan pembuka musim 2022. Kedua pembalap Red Bull Racing yakni Verstappen dan Sergio Perez, harus menyudahi balapan lebih awal.

Verstappen mengeluhkan tentang masalah kemudi dan mesin Honda di RB18, begitu juga dengan Perez. Akhirnya Charles Leclerc (Scuderia Ferrari) memenangkan lomba, disusul oleh rekan satu timnya Carlos Sainz, dan juara dunia F1 7 kali, Lewis Hamilton (Mercedes-AMG Petronas).

Arab Saudi (25-27 Maret), Sirkuit Jalan Raya Jeddah

Seri kedua berlangsung di Sirkuit Jalan Raya Jeddah, Arab Saudi. Seri ini adalah sebuah balapan Formula 1 yang digelar pertama kali pada tahun 2021. Balapan ini menjadi balapan malam kelima di kalender F1 setelah Bahrain, Qatar, Sakhir, dan Singapura.

Pertarungan sengit antara Verstappen dengan Leclerc berlangsung di sini, akhirnya Verstappen memenangkan pertarungan epik atas Leclerc dengan Sainz menyelesaikan podium di belakang rekan setimnya di Ferrari.

Sementara Perez sebagai pemegang pole position, harus puas di posisi keempat setelah masuk pit yang tepat sebelum Safety Car melaju.

Australia (8-10 April), Sirkuit Albert Park

Charles Leclerc memenangkan seri ketiga di Sirkuit Albert Park, Australia, untuk memperkuat kepemimpinannya di klasemen sementara pembalap, dan menunjukan kinerja kencang mesin Ferrari. Sergio Perez berhasil finis kedua dan George Russel (Mercedes-AMG Petronas) posisi tiga.

Pada Lap 39 Verstappen mengalami masalah di tikungan 2, RB18 mengeluarkan asap dan Verstappen memberi isyarat kepada marshal untuk memadamkan api. Alhasil, pembalap asal Belanda itu tidak melanjutkan lomba.

Masalah mesin, memaksa Verstappen tidak melanjutkan lomba di Australia

Italia (22-24 April), Autodromo Internazionale Enzo e Dino Ferrari

Max Verstappen memenangkan Grand Prix Emilia Romagna dengan kondisi lintasan basah-kering yang dramatis, ia berhasil unggul atas rekan setimnya Sergio Perez yang finis kedua, kemudia tempat ketiga ditempati Lando Noris (McLaren). Sebaliknya, Ferrari tidak dapat memberikan hasil maksimal di kandang sendiri, Charles Leclerc finis keenam setelah Carlos Sainz tidak melanjutkan lomba.

Verstappen juga memuncaki lomba Sprint dan memimpin start ketika balapan akan dimulai, rekan setimnya Perez bergabung dengannya di depan. Sementara Leclerc memulai balapan di urutan keempat. Safety Car muncul di lap pembuka saat Daniel Ricciardo (McLaren) menabrak sekaligus menyebabkan Carlos Sainz ke gravel dan keluar dari balapan.