Porsche Classic Restoration Challenge 2026, Ini Finalisnya!

Senin, 12 Oktober 2026
Porsche Classic Restoration Challenge 2026, Ini Finalisnya!

Porsche Tucson, Porsche 914 tahun 1973 sebelum direstorasi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Dedikasi tinggi para teknisi tersertifikasi Porsche di Amerika Serikat kembali diuji dalam ajang tahunan bergengsi Porsche Classic Restoration Challenge 2026. Memasuki edisi keenam, Porsche Cars North America, Inc. (PCNA) secara resmi mengumumkan sembilan finalis terbaik yang berhasil menyisihkan 60 peserta dari berbagai jaringan dealer Porsche Center di seluruh AS.

Kompetisi tahunan ini dirancang untuk melestarikan warisan (heritage) kendaraan ikonik Porsche sekaligus memamerkan keahlian teknis tingkat tinggi dalam merawat, merestorasi, hingga memodifikasi kendaraan klasik buatan Stuttgart.

Baca Juga: LB-Works Mclaren MP4-12c Gunakan Paket Penuh dari Liberty Walk

Senior Manager Porsche Classic, Jonathan Sieber, mengapresiasi tinggi hasil pengerjaan para teknisi tahun ini.

Keberhasilan menembus babak final merupakan bukti nyata dari semangat, keahlian, dan kerja sama tim di balik setiap proyek. Kualitas pengerjaan tahun ini sangat luar biasa. Kami sangat antusias menyambut tim-tim ini di Kejuaraan Nasional untuk merayakan kerajinan tangan dan dedikasi yang menjaga warisan Porsche tetap hidup,

ujar Jonathan Sieber.

Daftar Isi
Tiga Kategori Utama Kompetisi

Seluruh peserta berlomba dalam salah satu dari tiga kategori utama yang ditetapkan oleh Porsche:

  1. Preservation (Pelestarian): Mempertahankan keaslian (originality) komponen kendaraan selagi meningkatkan fungsionalitas dan keandalan operasionalnya.
  2. Restoration (Restorasi): Mengembalikan kondisi kendaraan hingga menyerupai kondisi baru keluar dari pabrik (like-new condition) dengan mengacu secara ketat pada spesifikasi asli.

  3. Individualization (Personalisasi): Menciptakan kendaraan unik (one-of-a-kind) yang sangat dipersonalisasi sesuai visi pemilik, terinspirasi oleh filosofi program kustomisasi Sonderwunsch (“Special Wishes”) khas Porsche.

Seluruh finalis regional bertolak ke Trilith Studios di Fayetteville, Georgia, pada 9–10 Oktober 2026. Penilaian akhir dilakukan secara ketat bersamaan dengan gelaran festival kultur udara (air-cooled) Luftgekühlt di Town at Trilith.

Area East

Porsche Englewood | 1980 911 Targa

  • Individualization — Porsche Englewood (1980 911 Targa): Dijuluki "The Gentleman’s Outlaw", mobil ini dibangun dari basis 911 SC standar. Dibalur warna Oak Green Metallic, tim merestorasi total nut-and-bolt, membangun ulang mesin 3.0-liter, melengkapi transmisi dengan limited-slip differential, serta merombak suspensi dan rem demi performa berkendara modern.

Porsche Mechanicsburg (2003 911 Carrera 4S Coupe)

  • Preservation — Porsche Mechanicsburg (2003 911 Carrera 4S Coupe): Mobil harian berwarna Dark Teal Metallic ini direvitalisasi total setelah digunakan hampir 20 tahun. Pengerjaan mencakup pembersihan sasis dengan dry-ice blasting, koreksi cat, perbaikan trim serat karbon, serta pemasangan headunit modern Porsche Classic Communication Management (PCCM).

Porsche Beachwood | 1969 912 Targa Soft Window

  • Restoration — Porsche Beachwood (1969 912 Targa Soft Window): Sebuah mobil langka bekas milik penggemar Porsche lokal, Bruce Schwartz. Selain merestorasi total mesin dan estetika bodi secara otentik, proyek ini juga berhasil menggalang dana puluhan ribu dolar untuk riset penyakit Alzheimer.

Area South | Central

Porsche Orlando (1997 Porsche 911 Carrera 2 - 993)

  • Individualization — Porsche Orlando (1997 Porsche 911 Carrera 2 - 993): Berawal dari unit Pastel Yellow, mobil ini ditelanjangi hingga cangkang bodi (bare shell) lalu dibangun ulang menjadi interpretasi kustom 993 RS berfilosofi Sonderwunsch. Menampilkan interior buatan tangan (handcrafted) dan mesin high-revving 4.0-liter.

Porsche Cary (2001 Porsche Boxster)

  • Preservation — Porsche Cary (2001 Porsche Boxster): Roadster Guards Red ini mendapatkan penyegaran mekanikal menyeluruh, perbaikan interior, restorasi atap soft-top, dan perbaikan sistem pengereman tanpa menghilangkan karakter asli pabrikannya.

Harper Porsche (1978 Porsche 930 Turbo)

  • Restoration — Harper Porsche (1978 Porsche 930 Turbo): Mengusung warna langka Paint to Sample Buick Medium Green Poly metallic dengan interior kulit putih. Setelah bertahun-tahun terbengkalai, tim melakukan perbaikan karat total, bare-metal repaint, serta membangun ulang mesin, transmisi, dan turbocharger sesuai spesifikasi asli 1970-an.

Baca Juga: Gofar Hilman Punya Suzuki Jimny 5 Door Anti Zombie, Modifikasinya Bikin Melongo!

Area West

Porsche Tucson (1973 Porsche 914)

  • Individualization — Porsche Tucson (1973 Porsche 914): Proyek ini merupakan penghormatan untuk Master Technician Jim Guthrie yang telah mengabdi hampir lima dekade. Dimulai dari sasis kosong (rolling chassis), tim melakukan kustomisasi bodi dan peningkatan performa sesuai visi pribadi Jim.

Gaudin Porsche Las Vegas (1996 Porsche 911 Turbo - 993)

  • Preservation — Gaudin Porsche Las Vegas (1996 Porsche 911 Turbo - 993): Mengembalikan 993 Turbo yang sebelumnya tertutup modifikasi aftermarket ke spesifikasi pabrikan. Tim memulihkan kelengkapan standar dan meverifikasi keasliannya hingga mengantongi sertifikat Porsche Classic Technical Certificate.

Porsche San Francisco (2003 Porsche 911 Carrera 4S)

  • Restoration — Porsche San Francisco (2003 Porsche 911 Carrera 4S): Dibeli sebagai proyek pensiun lalu terhenti karena masalah mesin. Proyek ini diselesaikan oleh dua teknisi muda di bawah bimbingan teknisi senior Porsche, mengembalikan performa dan estetika generasi 996.

Seluruh pemenang di tiap kategori beserta peraih gelar tertinggi Grand National Champion 2026 diumumkan secara resmi pada malam penganugerahan Porsche Classic Restoration Challenge Awards Banquet di Georgia.

Tags:

#Porsche Classic Restoration Challenge 2026 #Restorasi Mobil #Mobil Retro #Porsche Cars North America, Inc.
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Kusnadi Chahyono

Jurnalis otomotif sejak 2003. Senang naik motor dan mengulas mobil baru terutama teknologi terbaru. Pendidikan jurnalistik di FISIP UPN VETERAN JAKARTA angkatan 1997. Suka foto event karena sudah bisa megang kamera sejak SMP. Jurnalis dan fotografer tahun 2003-2013 di majalah otomotif tertua dari Inggris Autocar Magazine franchise Indonesia yang dipegang MRA Group. Sempat di PR Agency selama satu tahun. Sebagai jurnalis di Dapurpacu.com pada tahun 2014-2017. Bisa menjadi host otomotif setelah bergabung di Otoblitz. Saat ini menjadi jurnalis di Kabaroto.com.
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan