KabarOto.com - Sebelum bergabung dengan Gresini Racing, Marc Marquez sempat diincar oleh Pramac Racing yang kabarnya memberikan kontrak hingga dua tahun.
Usaha Pramac Racing membawa Marquez sebagai pembalapnya tidak membuahkan hasil, sebab pembalap asal Spanyol ini malah menginginkan kontrak lebih singkat. Dengan begitu, Gresini Racing di bawah kepemimpinan Nadia Padovani berhasil meyakinkan Marc Marquez.
Paolo Campinoti, Bos Prima Pramac Racing mengatakan bahwa sudah mendapatkan izin resmi dari Ducati untuk meminang Marquez. Tapi, sebagai tim dengan dukungan penuh dari pabrikan, syaratnya pembalap harus mendapatkan kontrak dua tahun.
Baca Juga: Jorge Lorenzo Yakin Marc Marquez Mampu Bersaing Meraih Juara MotoGP 2024
"Marc masih menjadi salah satu pembalap terkuat, bahkan terkuat yang pernah ada. Dia punya karakteristik sangat khusus, agresif dan sangat mengganggu. Jadi keseimbangan di Ducati mungkin sulit diatur," jelas Paolo Campinoti dikutip dari Corsedimoto.
Menurutnya, Ducati menginginkan kontrak kerja sama yang lebih panjang dengan Marquez. Dengan kontrak hanya satu tahun, tidak akan menghasilkan apa-apa dari segi bisnis.
"Kami menginginkan Marquez, tapi Ducati mengatakan kalau itu terjadi hanya jika kontraknya berdurasi dua tahun. Dengan kontrak satu tahun, sangat aneh ketika dia meraih gelar juara, lalu pergi," ungkap Campinoti.
Baca Juga: Marc Marquez Bagikan Momen Liburan Ke Bali Bersama Kekasih
Campinoti juga mengatakan bahwa dirinya melihat tidak ada gunanya mengontrak Marquez selama satu tahun, jika Anda merekrutnya, itu bukan karena masalah komersial, Anda memilih dia untuk mengerjakan sebuah proyek dan satu tahun terasa sangat pendek.
Sebelumnya, Ducati sempat tertarik pada Marquez, tepatnya saat dia meraih gelar juara dunia keenam di MotoGP 2019. Namun, negosiasi gagal, Marquez memilih memperpanjang kontraknya bersama Honda selama 4 tahun hingga 2024.