Profil – Toyota Prius PHEV

Profil – Toyota Prius PHEV

KabarOto.com – Masa depan dunia otomotif mungkin sudah sedikit terlihat, mengingat masalah polusi udara dan pemanasan global yang terjadi. Pabrikan mobil mulai membuat mobil dengan mesin kecil lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar, dan juga sudah banyak menggunakan tenaga listrik tanpa menggunakan BBM sama sekali.

Salah satu mobil yang cukup terkenal dengan mesin hybrid-nya adalah Toyota Prius, karena menjadi mobil Hybrid pertama diproduksi masal pada 1997. Menariknya mobil ini sempat mejeng sebentar di booth Toyota pada ajang IIMS 2019 beberapa waktu lalu. Terdapat beberapa mobil Hybrid yang dihadirkan waktu itu, diantaranya Alphard, Camry, serta Prius PHEV.

Nah, sebelum Toyota Prius PHEV ini meninggalkan booth Toyota, KabarOto sempat mengabadikan gambaran mobil Hybrid menawan tersebut nih, penasaran detilnya seperti apa? Yuk kita bahas.

Baca Juga : Test Drive - All New Toyota Camry 2.5 V Dan Hybrid

Walau sebuah mobil listrik Toyota tidak lupa mendesain Prius secara apik loh. Bagian depan, bumper dibuat dengan lekukan agresif, lalu gril model mika bening dan logo Toyota khas Hybrid warna biru membuat tampilan dari depan sangat futuristik. Untuk sistem penerangannya, Prius PHEV sudah dilengkapi lampu utama LED Projector 4 titik, lalu terdapat foglamp LED didampingi LED DRL vertikal pada bagian ujung kanan-kiri bumper.

Menggunakan pelek ukuran 15 inci, model dual-tone.

Dari sisi samping, Prius memiliki desain fastback cukup unik jika dibanding mobil-mobil di pasaran Indonesia, terdapat logo “Plug in Hybrid” di sisi fender, lalu lampu sein samping menyatu dengan spion yang sudah retractable, dan tidak lupa juga desain floating roof demi kesan dinamisnya. Sementara pelek menggunakan 15 inci model kipas palang 10, dengan finishing dual tone. Berbalut ban Bridgestone Ecopia ukuran 195/65 R15.

Lanjut ke belakang, tampilannya makin buat mata kepincut indahnya lampu rem memanjang dari ujung ke sisi lain, uniknya bagian lampu ini juga bisa berperan jadi spoiler karena memiliki lekukan pada tengahnya. Lalu terdapat garnis hitam tengah pintu bagasi yang terlihat seperti kaca, dan lampu mundur dibuat pada sisi samping bumper dengan bentuk vertikal senada depan. Oh iya, pintu bagasi ini juga dibuat dari bahan serat karbon loh sob!

Baca Juga : Keren! Toyota C-HR Modifikasi Total Sob!

Mesinnya menggunakan kode 2ZR-FXE 1.798 cc, konfigurasi 4 silinder, dengan tenaga maksimal 121 dk pada 5.200 rpm dan ditambah 71 dk jika dibantu motor listrik. Sementara torsi maksimalnya mencapai 142 Nm dan 163 jika dibantu motor listriknya, dari tenaga tersebut disambung ke transmisi E-CVT. Untuk mengecas baterai dari habis sampai penuh memerlukan waktu sekitar 2 jam saja menggunakan fast charging, namun jika tidak bisa 5-6 jam saja. Tetapi asiknya adalah terdapat teknologi Atkinson Cycle jadi saat kita lupa baterainya habis, mesin akan otomatis menyala dan melakukan pengisian daya.

Setelah terpukau dengan desain luarnya, KabarOto lantas masuk kedalam kabin Prius PHEV, untuk suasana didalam kabinnya desain tidak terlalu mewah, namun lebih kearah ringkas dan dinamis, warna interior juga dibuat dominasi warna hitam dengan perpaduan abu-abu muda. Duduk di joknya terasa nyaman karena sudah kulit, apa lagi pengaturan sudah cukup lengkap dengan high adjuster, lalu posisi mengemudi cukup nyaman apa lagi visibilitas pengemudi sangat besar jadi tidak terhalang pilar yang ada.

Desain dasbor dinamis dan tidak banyak lekukan

Lalu fitur-fiturnya juga cukup lengkap dari Prius PHEV ini, menggunakan head unit touchscreen terintegrasi yang sudah bisa akses navigasi, Bluetooth, dan sebagainya. Lengkap juga audio steering switch, AC digital, wireless charging bagian tengah, penghangat kursi penumpang dan layar MID besar pada bagian tengah. Pokoknya paket lengkap ada pada mobil ini deh.

Row kedua cukup luas untuk 3 orang.

Dari bagian belakang, posisi duduk 3 orang dewasa cukup nyaman dan kaki bisa diselonjorkan kebawah jok depan sehingga memberi ruang pada kaki lebih. Namun jika hanya ada 2 penumpang, bagian tengah bisa jadi armrest dengan 2 buah cup holder, tapi memang belum ada AC bagian belakang, hanya terdapat soket 12V untuk mengecas handphone saja.

Untuk urusan bagasi, mungkin mobil ini tidak memiliki ruang besar karena baterai dibawanya harus memakan tempat cukup banyak,namun masih cukup praktis karena pelipatan jok bisa rata lantai. Bobot baterai yang cukup besar membuat distribusi berat harus dipikirkan matang oleh Toyota, oleh karena itu pintu bagasinya dibuat dari karbon demi meredam beratnya.

Sayangnya, kita belum belum bisa membeli mobil ini secara resmi oleh pihak PT. Toyota Astra Motor, dan saat mengecek di Samsat Online harganya cukup tinggi pada angka Rp 700 juta-an.

Pengecekan dilakukan tanggal 8 Juli 2019

Bagaimana menurut sobat KabarOto? Padahal kalau pakai mobil ini mungkin akan jarang ke pom bensin nih, ditambah lebih ramah lingkungan juga, tapi harus sabar menunggu Prius PHEV ini resmi mengaspal deh sob.