Regulasi Kejurnas Rally Kelas F1 Berubah, Pembalap Makin Solid

Regulasi Kejurnas Rally Kelas F1 Berubah, Pembalap Makin Solid Foto: Kipli

KabarOto.com - Seakan acuh dengan perubahan regulasi yang dinilai terlalu dini untuk dirubah bagi kelas F.1, para pereli yang tergabung di dalamnya tetap menyatakan bahwa mereka tetap konsisten untuk tampil dan memperlihatkan kebersamaan mereka.

Lewat pertemuan dalam acara yang mereka gelar di Cirebon, Jawa Barat, akhir pekan lalu (24/5/2019) beberapa pereli yang tergabung di dalamnya, menyatakan tetap ikut dalam kompetisi meskipun perubahan regulasi tersebut dirasa masih terlalu dini.

Dalam kesempatan tersebut, hadir beberapa pereli senior seperti Yoyok Cempe, Ade Berliana serta Ario Danu yang telah sepakat untuk hadir dalam kompetisi Kejuaraan Nasional yang akan digelar setelah pemilihan Presiden bulan April mendatang. Dalam keterangannya, Ade Berliana, sebagai perwakilan dari F.1 Rally Group ini, dari kegiatan tersebut ia bersama pereli lainnya menyatakan bahwa tetap menjalin kerja sama satu dengan yang lainnya.

"Dengan adanya pertemuan seperti ini, menjadikan sebuah acuan untuk memotivasi teman-teman yang lain, kita hanya berharap dengan apa yang kita diskusikan ini ada sisi positif yang luar biasa. Bukan hanya untuk kelas F.1, tetapi yang lainnya juga. Namun memang kita memiliki tujuan untuk bisa menjalin keakraban satu sama lain untuk membangkitkan lagi kelas F.1 ini," jelas Ade.

Baca Juga: Pemenang Kejurnas Rally Kelas F1 Bakal Dapat Piala Khusus Dari Rifat Sungkar

Selain Ade Berliana, pereli senior yang juga merupakan sosok paling konsisten di kelas F.1, Yoyok Cempe, turut menyampaikan apresiasinya dan juga rasa terima kasihnya karena rekan-rekan di kelas F.1 tetap menunjukan kekompakan di dalam dan luar lintasan.

"Insya Allah kita tetap bersama meskipun di dalam lintasan kita bertarung, tetapi di luar lintasan kita tetap menjadi teman yang baik. IMI juga harus mengapresiasi, karena meskipun regulasi berubah-ubah kita sebagai pereli juga terus bertahan dan menghidupkan kelas F.1 ini," tambah Yoyok Cempe.

Baca juga: Gandeng Polres, UD Trucks Apresiasi Sopir Truk Dan Gelar Program Safety

Sementara itu, Ario Danu memiliki pandangan berbeda. Menurutnya, IMI memang ingin mengejar kuantitas dengan perubahan regulasi tersebut. Biar bagaimana pun, menurut Ario Danu, kuantitas pereli memang menjadi nomor satu. Untuk bisa tetap menjaga hal tersebut, ada beberapa hal yang sekiranya akan ditempuh oleh rekan-rekannya tersebut untuk membangkitkan gairah pereli lainnya.

"Kalau untuk saya, tujuannya adalah memang mengejar kuantiti, itu memang menjadi faktor nomor satu. Nah sekarang tantangannya adalah bagaimana kita tetap menjadikan kuantitas tersebut sebagai nomor satu? Kita akan melakukan berbagai kegiatan untuk bisa merekrut mereka (pereli baru) untuk bisa tergabung di dalam kita. Bukan hanya tergabung di group, tetapi juga bisa masuk dalam misi kita untuk memajukan industri balap otomotif kita," tandas Ario Danu.