KabarOto.com - Audi tampaknya sedang bersiap melakukan revolusi desain besar-besaran. Setelah satu dekade berada di bawah arahan Marc Lichte, kini era baru di bawah bos desain baru yaitu Massimo Frascella, mulai menampakkan taringnya.
Sebuah rendering Sugar Design memberikan gambaran provokatif tentang bagaimana wujud Audi A6 generasi mendatang jika mengadopsi bahasa desain dari Audi Concept C.
Baca Juga: RDM Autosound Fokus Kembangkan Layanan Modifikasi Audio Mobil

Selama 20 tahun terakhir, kisi-kisi (grille) single frame berbentuk heksagonal telah menjadi identitas mutlak Audi. Namun, dalam render terbaru ini, Audi A6 tampil dengan wajah lebih minimalis dan futuristik.
Mengganti bentuk heksagonal dengan desain persegi panjang vertikal lebih simpel, grille terbaru terinspirasi langsung dari Concept C. Menggunakan lampu LED Ultra-tipis, sisi depan tampil lebih sipit dengan teknologi empat elemen LED yang memberikan kesan tajam dan agresif.
Menggunakan siluet sculptural, garis bodi samping dibuat lebih bersih dengan beltline yang direvisi, memberikan kesan elegan namun tetap berotot.

Sentuhan Tangan Dingin Massimo Frascella
Langkah ini sejalan dengan ambisi Frascella untuk membawa Audi menuju filosofi 'Radical Simplicity'. Mantan desainer Jaguar Land Rover ini ingin menghilangkan elemen desain yang dianggap terlalu ramai atau berisik pada model saat ini.
"Kami ingin menciptakan desain yang abadi dan jujur, tanpa hiasan yang tidak perlu," ungkap Frascella dalam sebuah pernyataan sebelumnya.
Baca Juga: Revolusi Pabrik Pintar, Audi Perluas Penggunaan AI dan Teknologi Cloud
Meski desain ini sangat menggoda, para penggemar Audi harus sedikit bersabar. Mengingat Audi A6 generasi terbaru baru saja mendapatkan penyegaran, versi produksi yang sepenuhnya menggunakan bahasa desain Concept C diprediksi akan hadir di awal dekade 2030-an.
Meskipun menuai pro dan kontra karena bentuk grille-nya yang radikal, Audi tampaknya siap meninggalkan zona nyaman demi mengejar identitas baru di era elektrik.

