Resmi Gabung KTM, Tech3 Dibekali Motor Rasa Pabrikan

Resmi Gabung KTM, Tech3 Dibekali Motor Rasa Pabrikan Johann Zarco (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images Europe)

KabarOto.com - Monster Tech3 telah dipastikan bakal memperkuat KTM usai gelaran MotoGP 2018 berakhir. Keduanya bakal menjalin kerja sama selama tiga tahun ditambah motor dengan spesifikasi pabrikan.

"Saya berterima kasih kepada Herve Poncharal (bos Tech3) atas kepercayaannya pada KTM dan kami berharap dapat memulai kerja sama yang hebat untuk musim depan," ujar Pit Beirer, dilansir Autosport, Kamis (8/03).

"Kami sangat senang bisa bergabung dengan Tech 3 di MotoGP dari 2019 hingga seterusnya. Tim ini memiliki pengalaman bertahun-tahun dan mencapai banyak hasil bagus di kejuaraan. Struktur profesional mereka akan membuat kami lebih kuat," tambahnya.

Baca Juga: Suzuki Akan Bentuk Tim Satelit Musim Depan

Kerjasama KTM dan Tech3 ini akan berjalan selama tiga tahun ke depan, terhitung dari tahun 2019. Selain itu, tim Herve Poncharal ini mendapatkan keistimewaan berupa motor dengan spesifikasi pabrikan, yakni RC16, yang nantinya bakal menjadi senjata utama Johann Zarco dan Hafizh Syahrin pada gelaran MotoGP 2019.

"Memiliki 4 KTM RC16 di grid juga merupakan langkah besar lainnya bagi kami, baik untuk mengembangkan motor MotoGP kami dan memperluas struktur KTM di paddock. Jadi setiap tahunnya, akan ada 4 motor pabrikan dengan spesifikasi yang sama, tim pabrikan dan tim Tech3. Itu sesuatu yang selalu anda inginkan. Meskipun kami punya motor yang bagus, seperti yang Johann punya sekarang," ujar Herve Poncharal.

Baca Juga: Rossi Tegaskan Tak Ingin Bentuk Tim MotoGP Sebelum Pensiun

Herve Poncharal juga membeberkan alasannya untuk lepas dari Yamaha pada musim depan. Alasannya karena Yamaha tidak kunjung memberikan motor pabrikan kepada Tech3, meskipun performa pembalap-pembalapnya, seperti Zarco, tampil memukau.

"Semua orang berharap mendapat sesuatu yang lebih dari Yamaha untuk mendukung Johann (di 2018), seperti yang HRC lakukan dengan Cal dan Ducati dengan Danilo Petrucci. Tapi itu tidak terjadi," sesal Herve.