Review Throttle Control Idrive EVC X, Bisa Diatur Via Smartphone

Review Throttle Control Idrive EVC X, Bisa Diatur via Smartphone Dok : Deddy KabarOto

KabarOto.com – Tim KabarOto selama 2 minggu terakhir mencoba alat throttle control terbaru dari Idrive Indonesia yakni EVC X. Kelebihan EVC X sendiri punya mode berkendara lebih lengkap, dan bisa diatur melalui smartphone.

Lalu bagaimana impresi menggunakan alat ini selama 2 minggu? Simak liputannya.

Unit throttle control ini kita coba di mobil Honda Jazz GK5. Mula-mula dari pemasangannya sangat mudah, tinggal menyambungkan soket dari sensor pedal bawaan mobil, dengan soket di throttle control.

Kemudian setelah soket terpasang sempurna, posisikan remot throttle control di posisi yang mudah dijangkau. Pemasangan ini memakan waktu sekitar 10 menit saja.

Contoh tampilan Launch pad, dengan background cerah dan oranye.

Baca juga: Idrive Indonesia Tawarkan Throttle Control EVC X Mode Lebih Komplet

Mengubah mode berkendara bisa dari tombol manual, atau paling mudah dengan mengunduh aplikasi ‘Ultimate9 TC’ di perangkat smartphone. Tampilan aplikasi juga bisa diatur sesuai selera mau background terang terang atau gelap, terdapat 3 pilihan warna yakni biru, merah dan oranye. Serta 2 pilihan tampilan launch pad atau wheel.

Mode Ultimate 9 dan Ultimate

Saat menggunakan mode ini, respon pedal jadi sangat agresif. Ultimate 9 memberikan mode paling galak dari mobil. Sementara Ultimate punya 9 tingkatan, yang bisa disesuaikan tingkat responsif pedalnya.

Pada mode tersebut hanya berfungsi untuk menaikkan respon pedal lebih cepat. Sehingga tidak cocok nih kalau Sobat KabarOto mau berkendara irit dengan mode ini. Namun jika kalian sedang buru-buru, atau ingin menyalip kendaraan depan dengan cepat, mode Ultimate jadi solusi tepat.

Tampilan wheel di aplikasi dengan background gelap dan warna merah.

Economy

Mode Economy yang paling sering KabarOto gunakan saat pengetesan. Memang karakternya pedal gas jadi tidak responsif, namun mode ini membuat tarikan mobil terasa halus, menambah kecepatannya pun konstan, sehingga cocok bagi Sobat KabarOto jika ingin pengendaraan irit BBM. Mode Economy sendiri punya 9 level, semakin tinggi level yang dipilih respon pedal akan semakin diminimalisir.

Sesuai data yang ditunjukkan MID, konsumsi BBM di dalam kota dalam kondisi standar pabrikan sekitar 11,5 kpl, dan menggunakan mode Economy level 9 konsumsi BBM jadi sekitar 11,7-11,9 kpl.

Adapt

Salah satu favorit KabarOto adalah Adapt, karena pada mode ini respon throttle disesuaikan dengan injakan pedal. Sehingga bisa dibilang, apa yang Sobat KabarOto injak, itu yang didapat. Pada mode Adapt, konsumsi BBM juga masih terjaga dalam batas irit, jika mampu menyesuaikan injakan pedal. Namun bila membutuhkan akselerasi cepat, tinggal injak pedal sedikit dalam, maka responnya sangat cepat tanpa ada delay.

Mode Lock akan meminta 4 angka kombinasi yang sudah diatur oleh pemilik.

Lock dan Unlock

Nah ini yang menarik dan mungkin jarang ditawarkan produk serupa, yakni mode lock dan unlock. Mode ini sebenarnya untuk fungsi keamanan, nantinya pemilik tinggal mengatur kombinasi 4 angka password lewat aplikasi.

Jika diaktifkan, maka walau mobil dalam kondisi menyala pedal gas tidak akan berfungsi saat diinjak. Kecuali kita Unlock dengan memasukkan kode password yang sudah diatur sebelumnya. Ini fitur sederhana namun cukup untuk berjaga-jaga agar mobil tidak dibawa kabur oleh pencuri.

Launch

Saat mencoba mode Launch, karakternya mirip Ultimate9, agresif dengan respon yang cepat. Namun lebih halus pada awal menginjak gas, demi menjaga mobil tetap mendapatkan traksi diawal.

Baca juga: Tidak Perlu Ke Bengkel, Ini Cara Pasang Throttle Control Di Rumah

Factory

Mode ini mengembalikan pada setingan pabrikan, seperti tanpa menggunakan throttle control.

Valet

Untuk mode Valet, lebih cocok saat menitipkan mobil di parkir valet, atau ketika mau parkir sendiri. Karena saat mode ini aktif, maka akselerasi jadi melambat dan maksimal bukaan throttle body hanya setengah.

Anti-Slip

Mode ini sebenarnya lebih cocok untuk jalanan licin, berlumpur, atau es. Tujuannya memberikan akselerasi lebih mulus dan berjalan perlahan, agar mobil tidak kehilangan traksi.

Alat ini juga tidak akan merusak garansi dari mobil. Karena jika dicopot dan soket dikembalikan semula, maka semua akan kembali ke mode standar pabrik. Bagaimana dengan banderol Rp 3,5 jutaan mobil kalian sudah punya berbagai mode berkendara, dan menambah fitur keamanan. Tertarik coba di mobilmu Sob?