Rifat Sungkar Ungkap Soal Mitsubishi Xpander AP4 Usai Jadi Juara Nasional 2021

Rifat Sungkar Ungkap Soal Mitsubishi Xpander AP4 Usai jadi Juara Nasional 2021 Rifat Sungkar bilang Xpander AP4 yang ia gunakan sudah mengalami riset dari tim R&D sehingga mumpuni dipakai di sirkuit nasional. XRT

KabarOto.com - Pasangan pereli dan navigator Rifat Sungkar - M Redwan berhasil sabet podium ke-3 sekaligus jadi Juara Nasional di sprint rally 2021 pada seri pamungkas di Meikarta, Cikarang, Jawa Barat (27-28/11) lalu.

Rifat, sapaan akrabnya blak-blakan soal konsep mobil Mitsubishi Xpander AP4 yang dia gunakan. "Sedikit banyak terbantu dari kondisi topografi lokasi sprint reli yang ada di Indonesia. mayoritas lokasi trek yang digunakan disini tidak berorientasi pada kecepatan tinggi," ujarnya.

Jadi, menurutnya, fungsi dari aerodinamika yang ada tidak terlalu berpengaruh pada handling atau pengendalian mobil. "Hal tersebut berbeda kalau kita reli di Finlandia atau Swedia misalnya, yang tentunya banyak high speed straight dan corner," terangnya.

Baca juga: Begini Syarat Dan Regulasi Jika Sobat KabarOto Ingin Jadi Drifter

Dia melanjutkan, beberapa kelebihan yang dirasakan selama lomba dengan Mitsubishi Xpander AP4 adalah dimensinya. Menurutnya, dimensi mobil tersebut tidak jauh berbeda dengan mobil-mobil reli yang pernah ada, misalnya Mitsubishi Evolution yang juga kerap ia gunakan.

Rifat memang mengakui tinggi mobil yang dia kendarai memang sangat berbeda jika dibandingkan mobi reli lainnya. Hanya saja itu bisa diakali dengan mengatur suspensi yang lebih mumpuni. "Untuk Xpander kita, begitu duduk dalam mobil, saya enggak merasa duduk di mobil lain. Tapi seperti duduk di mobil (Mitsubishi) Evolution," jelasnya.

Baca juga: Begini Kebaruan Mesin New Mitsubishi Xpander Yang Melantai Di GIIAS 2021

Dia menambahkan keterlibatan Mitsubishi Xpander AP4 di ajang lomba sprint reli nasional memang sekaligus dijadikan sebagai laboratorium alam. Selama mengikuti ajang itu, dia mendapatkan banyak masukan agar nantinya Mitsubishi bisa mengembangkan mobil yang jauh lebih baik lagi.

"Siksaan yang gue kasih ke mobil itu memang sangat amat berat kali ya. Tapi mobilnya lolos dan bisa bikin kita juara. Puas banget akhirnya," tutup pemukim kawasan Bintaro, Tangerang Selatan itu.