Rossi Ibaratkan Hubungannya Dengan YZR-M1 Seperti Sepasang Kekasih

Rossi Ibaratkan Hubungannya dengan YZR-M1 Seperti Sepasang Kekasih Ritual yang dilakukan Rossi Sebelum Balapan (AFP)

KabarOto.com - Pembalap Yamaha, Valentino Rossi, mengibaratkan hubungannya dengan tunggangan andalannya YZR-M1, seperti bersama kekasih. Hal itu diungkapkan saat awak media menyoroti penampilannya, yang jauh dari konsisten di musim ini.

Untuk kesekian kali, posisi start The Doctor buruk. Walau dapat lolos ke Q2 saat menjalani Q1, ia dibuat tak berkutik ketika menghadapi kualifikasi. Bahkan saat menjalani race pun, dewi fortuna seakan enggan menghampiri sang juara dunia tersebut.

Baca Juga: Hasil MotoGP Jerman 2019 : Marquez Tampil Gemilang, Alex Rins Terjatuh

Di sirkuit Sachsenring, Jerman misalnya. Rossi menjalani balapan dengan bermodalkan tiga kegagalan finis beruntun. Selain itu, ia juga terlihat kesulitan mengimbangi performa rekan setim Maverick Vinales, yang tengah menunjukkan performa terbaik.

Mengibaratkan hubungannya seperti dengan pacar

Ia pun menyadari, bahwa hubungan dirinya dengan YZR-M1 tidak selalu berjalan mulus. "Saya kira, sayangnya, hubungan dengan motor itu lebih seperti kekasihmu dibanding dengan ibumu," kata Rossi.

Lebih lanjut ia mengatakan, "Biasanya ibumu selalu mengiyakan dan selalu siap membantu kamu. Dengan kekasih, ini sedikit lebih sulit. Terkadang tidak apa-apa, kadang sulit untuk ditangani. Jadi, seperti inilah hubungan (saya) dengan motor," jelas pria asal Italia itu seperti dikutip dari Motorsport,.

Mengomentari penampilannya di Sachsenring, Rossi mengungkapkan, kecepatannya tak begitu buruk. Ia dan Yamaha telah melakukan modifikasi, sehingga membuat performa YZR-M1 sedikit meningkat.

"Sayangnya, kadang-kadang saya punya kecepatan yang cukup baik selama latihan, tetapi saat race saya tidak cukup cepat. Kami menderita. Kami terus menderita, dan kami perlu mencari tahu apa penyebabnya."

Performanya kurang konsisten pada musim ini

Rossi kemudian mengungkapkan, saat di Jerman ia telah salah memilih kombinasi ban depan-belakang kompon medium-medium. Meski demikian, pembalap yang kini berusia 40 tahun itu tidak merasa hal tersebut merupakan faktor utama di balik performa buruknya.

Baca Juga: Posisi Klasemen Sementara MotoGP 2019 Usai Balapan Di Jerman

Walau menunjukkan kecepatan yang kuat sepanjang akhir pekan MotoGP Jerman, nyatanya Rossi kembali tidak berkutik ketika balapan. Musim lalu, Rossi mengemas podium kedua. Dibandingkan balapan Minggu (7/7) kemarin, Ia berhasil finis kedelapan, tetapi selisih hampir 20 detik dari Marc Marquez.

"Jadi, kami perlu menganalisis data. Kami perlu memahami mengapa, karena saya tidak nyaman dengan motor dan saya jauh lebih lambat dari saya tahun lalu. Hari ini saya 20 detik lebih lambat dari balapan saya tahun 2018. Ini sangat sulit dimengerti. Kami perlu menemukan jalan," pungkas Rossi.