Salah Satu Vendor Mercedes-Benz Di Amerika Serikat, Membocorkan Informasi Pelanggan

Salah Satu Vendor Mercedes-Benz di Amerika Serikat, Membocorkan Informasi Pelanggan

KabarOto.com - Pihak Mercedes-Benz Amerika Serikat pada hari Kamis (24/06) mengungkapkan pelanggaran data di salah satu vendornya yang membocorkan informasi sensitif, seperti data pribadi pelanggan dan pembeli potensial. Secara total, perusahaan mengatakan kurang dari 1.000 pelanggan terpengaruh oleh pelanggaran tersebut.

Informasi tersebut berasal dari pelanggan yang memasukkan berbagai detail pribadi di situs Mercedes-Benz antara 1 Januari 2014 hingga 19 Juni 2017.

Baca juga: Mercedes-Benz Actros L, Punya Standar Tinggi

Informasi tetap disimpan di platform penyimpanan cloud vendor dan secara tidak sengaja dibuat dapat diakses. Vendor segera memperbaiki kesalahan keamanan setelah peneliti keamanan eksternal menemukan.

Pelanggan dan calon pelanggan dari periode waktu yang terpengaruh mungkin memiliki nomor SIM, nomor Jaminan Sosial, dan informasi kartu kredit mereka bocor. Selain itu, skor kredit dan tanggal lahir yang dilaporkan sendiri adalah bagian dari pelanggaran data.

Baca juga: New Mercedes-Benz GLA 200 AMG Line Rakitan Lokal Meluncur Di Indonesia

Mercedes-Benz mengatakan, bagaimanapun seseorang akan membutuhkan pengetahuan tentang program dan alat perangkat lunak khusus untuk mendapatkan akses ke data aktual. Pencarian internet tidak akan mengembalikan informasi apa pun yang terkandung dalam file-file ini. Sebagian besar info yang bocor adalah nama, alamat, alamat email, dan nomor telepon pelanggan.

Setiap individu yang terkena dampak yang memiliki informasi lebih sensitif yang dilanggar, seperti nomor Jaminan Sosial atau info kartu kredit, akan diberikan langganan 24 bulan gratis untuk layanan pemantauan kredit. Perusahaan mengatakan sudah mulai menjangkau mereka yang terkena dampak pelanggaran dan akan memberi tahu lembaga pemerintah yang sesuai.

Berita Terkait

Berita Terkait