KabarOto.com - Industri kendaraan listrik premium kembali diguncang oleh gebrakan terbaru dari Lynk & Co, merek otomotif global besutan Geely Holding Group.
Produsen ini resmi meluncurkan duo sedan sport listrik ukuran menengah hingga besar (mid-to-large), yaitu Lynk & Co 10 dan varian performa tinggi Lynk & Co 10+.
Mengusung bahasa desain visioner yang agresif, kedua model ini tampil mencolok melalui kisi-kisi depan baru bermotif pisau (blade-inspired front grille) dengan lekukan tajam, opsi bodi dual-tone yang dinamis, serta integrasi unit LiDAR pada bagian atap sebagai standar kecerdasan masa depan.
Baca Juga: Toyota Kurangi Produksi Mobil Akibat Konflik Timur Tengah
Lynk & Co 10+ Menantang Dominasi Supercar
Urusan performa, Lynk & Co 10+ memosisikan diri sebagai monster jalanan yang siap menantang dominasi supercar listrik global. Mengandalkan sistem penggerak Dual-Motor All-Wheel Drive (AWD), varian tertinggi ini mampu menyemburkan tenaga gabungan mencapai 680 kW atau setara dengan 912 daya kuda dan torsi puncak 913 Nm.
Spesifikasi buas tersebut melesatkan mobil berdimensi panjang 5.050 mm, lebar 1.966 mm, dan tinggi 1.468 mm ini dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 3,2 detik.
Sementara itu, model standar Lynk & Co 10 hadir dengan pilihan penggerak roda belakang (RWD) dan AWD yang lebih efisien namun tetap responsif.
Dasbor futuristik
Masuk ke bagian kabin, pengendara akan disuguhkan kemewahan interior digital papan atas yang ditenagai oleh chipset Snapdragon 8295 dengan sistem operasi Flyme Auto 2. Dasbor futuristiknya dilengkapi dengan panel instrumen digital penuh, multimedia touchscreen berukuran 15,6 inci, serta dukungan AR-HUD (Augmented Reality Head-Up Display) raksasa berukuran 25,6 inci.
Kenyamanan penumpang juga dijamin melalui jok depan dan belakang yang sudah mendukung fungsi penghangat, ventilasi, dan pijat.
Tak ketinggalan, hadirnya sistem audio premium dari Harman Kardon serta kulkas internal berkapasitas 5,7 liter yang bisa mendinginkan maupun menghangatkan minuman selama perjalanan.
Sistem Kelistrikan Berbasis 800V atau 900V
Ketangguhan teknis kedua mobil ini juga didukung oleh arsitektur baterai tegangan tinggi terdepan, di mana konsumen dapat memilih sistem kelistrikan berbasis 800V atau 900V.
Berkat teknologi tersebut, proses pengisian daya baterai dari 10 hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu antara 5,5 hingga 10,5 menit apabila menggunakan stasiun pengisian daya ultra-cepat V4-compatible.
Menghilangkan kecemasan akan jarak tempuh (range anxiety), platform ini mengantongi sertifikasi CLTC dengan daya jelajah maksimal hingga 816 kilometer dalam sekali pengisian penuh, yang dipadukan dengan ruang penyimpanan bagasi depan (frunk) sebesar 66 liter untuk kepraktisan superior.
Dari aspek keselamatan pintar dan pengendaraan otonom, Lynk & Co menanamkan sistem G-Pilot H5 dan H7 di seluruh lini produknya.
Arsitektur bantuan pengemudi canggih ini dibangun di atas platform chip Orin-Y, dengan opsi peningkatan ke konfigurasi chip Thor-U yang menawarkan daya komputasi mutakhir hingga 700 TOPS untuk pemrosesan data sensorik secara real-time.
Baca Juga: Beda Veloz Hybrid V dan Q, Ternyata Ini yang Lebih Worth It
Rem Brembo
Di sisi mekanis, kestabilan berkendara disempurnakan oleh penggunaan subframe berbahan all-aluminum yang mereduksi bobot kendaraan sekaligus meningkatkan dinamika handling, serta diperkuat oleh sistem pengereman performa tinggi dari Brembo.
Mengenai strategi pasar, Lynk & Co menawarkan skema harga yang sangat kompetitif di kelas EV premium dengan berbagai keuntungan tambahan bagi pembeli awal. Varian standar Lynk & Co 10 dipasarkan dalam tiga pilihan model dengan rentang harga dari RMB 169.900 hingga RMB 191.900 (sekitar Rp382 juta - Rp431 juta).
Sedangkan untuk varian performa tinggi, Lynk & Co 10+ ditawarkan dalam dua opsi dengan harga mulai dari RMB 219.900 hingga RMB 235.900 (sekitar Rp494 juta - Rp530 juta).

