Sekilas Sejarah Tentang AMG

Sekilas Sejarah Tentang AMG

KabarOto.com – Seperti yang kita tahu, hampir setiap pabrikan mobil memiliki divisi khusus yang mengembangkan performa dari produk dijualnya. Kalau untuk mobil Jepang nama-nama seperti Mugen Power, TRD, Mazda Spees, Rallyart, dan sebagainya seringkali kita dengar.

Lalu untuk mobil Eropa misalnya BMW dengan M Performance, dan rivalnya yakni Mercedes-Benz memiliki AMG. AMG sebenarnya bukan dikeluarkan langsung oleh Mercedes-Benz, jadi awal mula terbentuknya divisi performa ini dilandasi oleh Hans-Werner Aufrecht, yang juga merupakan mekanik Mercedes-Benz tahun 60-an.

Aufrecht mengawalinya dari rasa kecewa, sebab Mercedes-Benz harus mundur dari segala kegiatan balap pada saat itu. Oleh karenanya ia berinisiatif ingin agar pabrikan tersebut tetap masuk ajang balap apapun.

Baca Juga : Porsche 935 2019 Edisi Ulang Tahun Produksi Terbatas

Tidak seorang diri, ia didampingi seorang rekannya yang juga berprofesi sebagai mekanik andal, Erhard Melcher. Mereka berdua akhirnya bekerja sama dan memutuskan untuk membeli sebuah Mercedes-Benz 300SEL, dan memodifikasinya. Mesinnya juga diganti dengan kapasitas lebih besar, yakni 6.6 liter berkonfigurasi V8. Berbagai macam modifikasi dilakukan, tenaga mampu berteriak hingga hingga 235 dk.

Hasil kerja keras mereka membawa hasil gemilang. Mobil tersebut akhirnya memenangkan 10 kejuaraan mobil turing Jerman pada tahun 1965, dengan driver Manfred Schiek. Dari prestasi tersebut, barulah banyak yang meminta Aufrcht dan Melcher untuk memodifikasi mobilnya.

Lalu bagaimana cikal bakal nama AMG itu terbentuk? Setelah keluar dari Mercedes-Benz, mereka berdua akhirnya membuat bengkel sendiri di kota Grossaspach, Jerman. Dan dari singkatan nama mereka berdua dan kota yakni Aufrecht, Melcher, dan Grossaspach maka jadilah nama AMG.

Baca Juga : Bentley Bangkitkan Kembali MkV Corniche 1939 Yang Hilang Setelah Perang Dunia 2

Pada akhirnya, AMG diakuisisi oleh Mercedes-Benz bahkan memiliki standar khusus. Dan karena permintaan sangat banyak, AMG akhirnya pindah ke Affalterbach hingga saat hari ini.

Oh iya, perlu kalian tahu juga nih sob, ternyata AMG tidak melulu soal mobil-mobil Mercedes-Benz, namun ternyata pernah melakukan modifikasi terhadap mobil asal Jepang yaitu Mitsubishi. Dari hasil kerja sama Eropa dan Jepang ini, lahirlah Mitsubishi Galant AMG dan juga Debonair AMG. Dengan perbedaan seperti body kit yang memiliki kesan Eropa, serta beberapa perbedaan pada setting mesin.

Sebagian besar saham AMG sudah dipegang oleh Mercedes-Benz. Dan AMG juga sudah banyak turun pada berbagai ajang balapan, contohnya pada kasta tertinggi balap mobil yaitu Formula 1. Namanya pun berubah menjadi Mercedes-AMG GmbH.

Sekarang, AMG dan Mercedes Benz sudah seperti bagian yang tidak terpisahkan, sudah ratusan bahkan mungkin ribuan mesin yang sudah dibuat AMG untuk menyempurnakan produk-produk mobil asal Jerman tersebut. Misalnya saja AMG GTR, GLC AMG, AMG C63, dan masih banyak lagi, karena hampir semua line-up memiliki varian AMG untuk tipe teratasnya.