Setelah 117 Tahun, Rolls-Royce Cetak Rekor Penjualan Terbanyak

Setelah 117 Tahun, Rolls-Royce Cetak Rekor Penjualan Terbanyak Line up produk Rolls-Royce yang dipasrkan (Dok: Rolls-Royce)

KabarOto.com – Rolls-Royce mengumumkan laporan keuangan tahun 2021 dengan mencatatkan rekor penjualan. Di mana, pabrikan asal Inggris ini berhasil menjual 5.586 unit kendaraan, dan menjadi yang tertinggi selama 117 tahun keberadaannya.

Penjualan tahun 2021 tersebut meningkat 49 persen dibandingkan tahun sebelumnya, saat pandemik Covid-19 melanda.

Meskipun tidak menyebut secara detail, Rolls-Royce menyebut Cullinan dan Ghost terbaru menjadi produk dengan penjualan terbanyak. Selain itu, rekor penjualan terbanyak juga terjadi di beberapa wilayah, seperti di pasar Tiongkok, Amerika Utara dan Asia Psifik.

Baca juga: Mobil Listrik Rolls-Royce Spectre Bakal Mengaspal Di Indonesia Tahun 2024?

Ada peningkatan dari permintaan pelanggan untuk produk yang dipesan terlebih dulu, seperti Rolls-Royce Phantom Oribe yang melibatkan nam Herms, Phantom Tempus, Black Badge Wraith/Dawn Landspeed. Tahun lalu cukup penting bagi program Rolls?Royce Coachbuild, dengan peluncuran Boat Tail senilai $28 juta. Akhirnya, program pra-milik Provence menikmati hasilnya.

Torsten Müller-Ötvös, CEO Rolls-Royce Motor Cars mengatakan bahwa tahun 2021 merupakan kebangkitan bagi perusahaan, dan memberi selamat kepada tim atas upaya mereka.

Baca juga: Dibanderol Rp400 Miliar, Rolls-Royce Boat Tail Jadi Mobil Termahal Di Dunia

“Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap rekor tersebut adalah tahun pertama ketersediaan Ghost generasi baru, peluncuran Black Badge Ghost, dan meningkatnya permintaan untuk personalisasi Bespoke. Tahun lalu kami juga mengumumkan model listrik penuh pertama Spectre, yang dijadwalkan untuk debut tahun 2023,” ungkap Torsten.

Sebagai informasi, ada lebih dari 2.000 orang saat ini dipekerjakan oleh Rolls-Royce, di pabrik Goodwood yang beroperasi dua shift, dan 37 pekerja magang baru bersiap untuk bergabung dengan staf tahun depan.