Simak Sejarah Singkat Perjalanan Mesin Mazda Rotary

Simak Sejarah Singkat Perjalanan Mesin Mazda Rotary Mazda

KabarOto.com - Berbicara Mazda, tak lengkap rasanya jika lepas dari salah satu tipe mesin ikoniknya yakni rotary. Sejak peluncuran pertamanya pada tahun 1967 yaitu Mazda Cosmo hingga akhir hayat mesin rotary pada tahun 2012 yang menempel di RX-8, total penjualannya adalah 2 juta unit kendaraan dengan mesin Mazda rotary.

Tak diragukan lagi, mesin tersebut juga membantu Mazda meraih kesuksesan di cabang motorsport. Sejak 1968, mesin tersebut dirancang ringan, berukuran kecil, bertenaga dan akselerasi spontan yang membantu memenangkan banyak kejuaraan.

Awal tahun 1970, Mazda RX-3 terjun di berbagai kejuaraan dunia, begitu pula dengan RX-7 generasi pertama. Lalu, Mazda 787B yang dikendarai Johnny Herbert, Volker Weidler, dan Bertrand Gachot menyandang predikat manufaktur Jepang pertama yang memenangkan balap Le Mans 24 Hours.

Baca Juga: Pertama Di Indonesia, Subaru Ini 'Pindah Agama' Pakai Mesin Rotary

Mesin tersebut juga menempel di beberapa mobil prototype Mazda seperti pada tahun 1963 di Tokyo Motor Show yang dipamerkan Kenichi Yamamoto. Lebih radikal, tahun 1983 Mazda Le Mans Prototype yang didesain Luigi Colani diklaim sanggup mengeluarkan tenaga 900 dk dari mesin 4 rotor-nya dan kabarnya sanggup mencapai kecepatan 378 kpj.

Tahun 1990, Mazda rotary mencatatkan pencapaian terbesarnya pada kemenangan di kejuaraan Le Mans 24 Hours. Hal ini menjadi pemicu Mazda memperkenalkan RX-01 di Tokyo Motor Show sebagai mobil harian yang nyaman dan menyenangkan dikendarai.

Hari ini, 57 tahun setelah Mazda Cosmo memulai debut awalnya, Mazda ingin terus mengembangkan mesin berpotensi tersebut agar teknologinya sanggup untuk digunakan sehari-hari secara efisien. Hal tersebut dibuktikan pihaknya dengan memperkenalkan RX-Vision bahkan versi balapnya yakni RX-Vision GT3.

Semoga saja keseruan ini terus berlanjut dan ajang balap semakin diisi mobil-mobil yang variatif, ya Sobat Kabaroto!