Start Kilat Lewis Hamilton Bikin Rival Ketar-ketir, Scuderia Ferrari Tanpa Turbo Lag

Pradia Eggi
Pradia Eggi
Jumat, 20 Februari 2026
Start Kilat Lewis Hamilton Bikin Rival Ketar-ketir, Scuderia Ferrari Tanpa Turbo Lag

Lewis Hamilton melesat saat uji coba pramusim F1 di Bahrain. (Foto: F1)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Lewis Hamilton tunjukkan potensi penting yang dimiliki Scuderia Ferrari HP dibandingkan para pesaingnya pada hari kedua terakhir uji coba pramusim Formula 1 di Bahrain. Performa impresifnya terlihat saat simulasi prosedur start, yang menjadi fokus utama pengujian menjelang musim baru.

Federasi Automobil Internasional (FIA) diketahui tengah menguji prosedur start yang telah dimodifikasi. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas kekhawatiran keselamatan terkait regulasi baru yang akan berlaku mulai musim 2026.

Salah satu perubahan besar adalah dihapusnya sistem MGU-H, yang sebelumnya membantu menjaga putaran turbocharger tetap optimal.

Tanpa sistem tersebut, para pembalap kini harus memacu mesin pembakaran V6 selama sekitar 10 detik sebelum start untuk memastikan turbocharger bekerja maksimal.

Kondisi ini memunculkan potensi turbo lag yang dapat memengaruhi akselerasi awal mobil saat balapan dimulai.

Lewis Hamilton memimpin start.

Selama sesi pengujian di Bahrain, tim dan pembalap terlihat mencoba berbagai pendekatan untuk mengatasi kendala tersebut, dengan hasil yang berbeda-beda.

Untuk membantu tim memahami prosedur baru ini, FIA bahkan menyediakan waktu khusus untuk simulasi start berdiri sebagai bagian dari rangkaian pengujian pramusim, menjelang seri pembuka musim di Australia pada 8 Maret.

Scuderia Ferrari Atasi Potensi Turbo Lag

Ferrari menjadi salah satu tim yang menarik perhatian karena diyakini telah mengembangkan solusi teknis untuk meminimalkan turbo lag.

Tim asal Italia tersebut bahkan dilaporkan sempat menolak usulan perubahan regulasi, karena telah memiliki pendekatan sendiri untuk mengatasi tantangan tersebut.

Keunggulan Ferrari diduga berasal dari penggunaan turbocharger berukuran lebih kecil. Dengan konfigurasi tersebut, Hamilton dan rekan setimnya, Charles Leclerc, tidak perlu memacu mesin selama pesaing mereka untuk mencapai performa optimal. Keuntungan ini juga berpotensi dirasakan oleh tim pelanggan Ferrari.

Baca Juga: Kepala Desainer Red Bull Racing Cabut, Persiapan Formula 1 2026 Terdampak

Scuderia Ferrari melesat tanpa turbo lag.

Akselerasi Lewis Hamilton Jadi Sorotan

Efektivitas solusi tersebut terlihat jelas saat Hamilton menjalani simulasi start. Pada salah satu momen, juara dunia tujuh kali itu mampu melesat melewati mantan rekan setimnya di Mercedes, George Russell, dengan akselerasi yang jauh lebih cepat sejak garis start.

"Lihatlah Ferrari saat start!" seru Anthony Davidson saat siaran langsung Sky Sports F1. "Dia tidak hanya menyusul, dia menghancurkannya."

Baca Juga: Lotus 98T yang Dipakai Ayrton Senna Kini Dilelang Ratusan Miliar

Hamilton kembali menunjukkan performa serupa pada sesi berikutnya. Meski memulai simulasi dari baris ketiga, pembalap asal Inggris itu mampu melesat ke depan dan menyalip para rivalnya sebelum memasuki tikungan pertama.

Selain performa start yang kuat, Ferrari juga memperkenalkan desain sayap belakang baru yang tidak biasa pada sesi pagi hari, menandakan adanya pendekatan teknis berbeda untuk meningkatkan performa mobil.

Pada akhir hari, Hamilton menempati posisi keempat dalam catatan waktu keseluruhan dan menyelesaikan total 78 putaran. Hasil tersebut menjadi penutup pengujian pramusimnya, sekaligus memberikan indikasi bahwa Ferrari berpotensi menjadi salah satu penantang utama pada musim baru Formula 1.

Tags:

#Tim Formula 1 #Scuderia Ferrari HP #Lewis Hamilton
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan