Sukses Touring Bali Sampai Larantuka, 4 Bikers Ini Akan Jelajahi Luar Negeri

Sukses Touring Bali Sampai Larantuka, 4 Bikers Ini akan Jelajahi Luar Negeri Perjalanan dari Denpasar ke Larantuka ditempuh selama satu minggu (Foto: The Ride Project)

KabarOto.com - Perjalanan Romancing Journey yang diinisiasi oleh Ade Habibie, Johan Malik, Adit The Frankenstein dan Angga Pradana berakhir di garis akhir, kota Larantuka, Flores Timur beberapa hari lalu.

Perjalanan memulai dari Kota Denpasar, dengan toal jarak yang ditemuh 1.987 km selama satu minggu. "Perjalanan ini hal yang menyenangkan, karena banyak pengalaman yang bisa didapat," jelas Johan Malik. Di antaranya mereka bisa bertemu dengan saudara baru dan juga pengalaman menarik di tiap daerah yang disinggahi.

Baca juga: Perjalanan Penuh Harapan Empat Bikers Dari Bali Menuju Flores

Singgah di beberapa tempat wisata di Timur Indonesia (Foto: The Ride Project)

Kota-kota yang mereka lintasi adalah Denpasar, Lombok, Taliwang, Sumbawa Besar, Bima, Labuan Bajo, Ruteng dan berakhir di Larantuka, Flores Timur.

Beberapa lokasi dan daerah wisata setempat yang kental dengan pemandangan memukau seperti Danau Kelimutu dan juga kawasan Labuan Bajo juga tak luput dari perhatian mereka.

Setelah Romancing Journey, para punggawa yang tergabung dalam The Ride Project ini juga berencana untuk melanjutkan rangkaian perjalanan An Odyssey of Indonesia, dengan mengeksplorasi keindahan Indonesia lainnya di wilayah Barat Indonesia atau Kalimantan dan Sulawesi.

Kelimuti National Park menjadi tempat singgah pada bikers (Foto: The Ride Project)

Baca juga: 3 Rider Komunitas M8 Nusantara Selesaikan Perjalanan Keliling Indonesia

Mereka pun berencana melakukan perjalanan ke luar negeri dengan berkolaborasi bersama merek lokal berkualitas. "Kami juga akan mengadakan open trip dan adventure, sedang kita siapkan," tambah Ade Habibi.

Melalui perjalanan Romancing The Journey ini, The Ride Project ingin menyampaikan pesan bahwa Indonesia itu luas, dan bisa dinikmati dengan cara masing-masing baik dengan mengendarai motor, mobil, sepeda, pesawat, kapal laut atau bahkan dengan jalan kaki.

Banyak budaya, kuliner, tempat wisata, jalanan, pemandangan, kehidupan warga lokal sampai dengan ragam kearifan lokal yang bisa dinikmati dengan cara masing-masing.